kumpulan berita surat kabar tentang musik,pria,wanita,gaya hidup,makanan sehat,seputar kesehatan seks
Tampilkan postingan dengan label Mr love. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mr love. Tampilkan semua postingan
Rabu, 24 Maret 2010
Kenapa Pria Kadang Tak Bisa Menahan Nafsu
Pria memiliki tingkat hormon seksual yang tinggi, yang merupakan bagian penting sebagai insting untuk bereproduksi dan bertahan hidup. Masing-masing pria memiliki keinginan yang berbeda terhadap berbagai macam wanita dan tidak selalu hanya memerhatikan kecantikan fisik. Tentu saja ada pria yang bernafsu melihat wanita yang tidak terlalu cantik karena hal semacam ini merupakan insting utama yang sangat subyektif dan berbeda bagi tiap manusia.
Label:
Bisa,
Kadang,
Kenapa,
Kenapa Pria Kadang Tak Bisa Menahan Nafsu,
Menahan,
Menahan Nafsu,
Mr love,
Nafsu,
Pria,
Tak
Orgasme Saat Tidur Tak Mimpi
KOMPAS.com — “Saya seorang istri berumur 29 tahun, menikah dua tahun lalu, mempunyai satu anak. Hubungan seksual kami berlangsung baik, saya cukup puas. Masalahnya, kadang-kadang saya merasakan orgasme sewaktu tidur, terutama kalau suami sedang bertugas ke luar kota.
Pengalaman seperti itu saya rasakan setelah berusia 20 tahun. Kadang-kadang saya merasakan orgasme sewaktu tidur, sampai terjaga. Padahal, saya tak bermimpi dan tidak melakukan masturbasi ataupun memikirkan tentang seks.
Pertanyaan saya, apakah hal itu normal dan biasa terjadi pada wanita? karena sepengetahuan saya, orgasme bisa terjadi kalau ada hubungan seksual atau dengan sengaja melakukan masturbasi.
Pengalaman ini tidak mengganggu. Saya hanya ingin mendapatkan penjelasan sehingga saya mengerti tentang pengalaman tersebut.”
Y.T., Makassar
"Nocturnal orgasm"
Peristiwa seksual yang Anda alami bukanlah sesuatu yang aneh atau tidak biasa. Kejadian itu juga dialami oleh orang lain, baik pria maupun wanita. Peristiwa itu disebut nocturnal orgasm, yang berarti orgasme yang terjadi malam hari, sewaktu tidur. Pada pria biasanya disertai dengan ejakulasi, yaitu keluarnya sperma, yang disebut nocturnal ejaculation.
Orgasme yang terjadi pada saat tidur juga merupakan puncak reaksi seksual, sama seperti orgasme yang terjadi karena hubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya.
Reaksi seksual muncul karena ada rangsangan seksual, baik fisik maupun psikis. Rangsangan seksual yang diterima selama tidur juga dapat berbentuk rangsangan fisik maupun psikis.
Rangsangan fisik yang diterima saat tidur dapat berupa rangsangan yang tidak disengaja pada bagian tubuh peka rangsangan, misalnya rangsangan dari pakaian, selimut, atau guling. Kalau rangsangan psikis, misalnya mimpi erotis yang muncul dari akumulasi rangsangan seksual yang pernah diterima sebelumnya, baik fisik ataupun psikis.
Sekitar 50 persen wanita
Orgasme selama tidur malam pernah dialami oleh hampir semua pria, dan oleh lebih 50 persen wanita. Ternyata, wanita yang sudah pernah mengalami orgasme lebih besar kemungkinannya mengalami orgasme malam hari dibandingkan dengan wanita yang belum pernah mengalami orgasme.
Perbedaan persentase antara pria dan wanita disebabkan antara lain oleh perbedaan anatomi kelamin pria dan wanita, yang memungkinkan pria lebih mudah dan lebih sering menerima rangsangan secara fisik langsung pada kelamin.
Orgasme selama tidur malam bukan hanya terjadi pada mereka yang belum menikah, tetapi juga dialami oleh mereka yang sudah menikah. Ini terjadi bila, karena sesuatu hal, pasangan itu tidak dapat melakukan aktivitas seksual, padahal sudah terjadi reaksi seksual akibat rangsangan seksual yang diterima sebelumnya, apakah berupa rangsangan psikis ataupun rangsangan fisik.
Kalau Anda mengalami peristiwa itu, khususnya bila suami sedang pergi ke luar kota, itu merupakan sesuatu yang wajar. Akumulasi rangsangan seksual yang tidak diekspresikan dalam bentuk hubungan seksual menyebabkan terjadi pelepasan seksual dalam bentuk orgasme ketika tidur.
Jadi, memang tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari peristiwa itu, apalagi Anda sendiri menyadari bahwa peristiwa seksual itu tidak mengganggu. @
Konsultasi dijawab Prof, Dr dr Wimpie Pangkahila, Sp And.
Pengalaman seperti itu saya rasakan setelah berusia 20 tahun. Kadang-kadang saya merasakan orgasme sewaktu tidur, sampai terjaga. Padahal, saya tak bermimpi dan tidak melakukan masturbasi ataupun memikirkan tentang seks.
Pertanyaan saya, apakah hal itu normal dan biasa terjadi pada wanita? karena sepengetahuan saya, orgasme bisa terjadi kalau ada hubungan seksual atau dengan sengaja melakukan masturbasi.
Pengalaman ini tidak mengganggu. Saya hanya ingin mendapatkan penjelasan sehingga saya mengerti tentang pengalaman tersebut.”
Y.T., Makassar
"Nocturnal orgasm"
Peristiwa seksual yang Anda alami bukanlah sesuatu yang aneh atau tidak biasa. Kejadian itu juga dialami oleh orang lain, baik pria maupun wanita. Peristiwa itu disebut nocturnal orgasm, yang berarti orgasme yang terjadi malam hari, sewaktu tidur. Pada pria biasanya disertai dengan ejakulasi, yaitu keluarnya sperma, yang disebut nocturnal ejaculation.
Orgasme yang terjadi pada saat tidur juga merupakan puncak reaksi seksual, sama seperti orgasme yang terjadi karena hubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya.
Reaksi seksual muncul karena ada rangsangan seksual, baik fisik maupun psikis. Rangsangan seksual yang diterima selama tidur juga dapat berbentuk rangsangan fisik maupun psikis.
Rangsangan fisik yang diterima saat tidur dapat berupa rangsangan yang tidak disengaja pada bagian tubuh peka rangsangan, misalnya rangsangan dari pakaian, selimut, atau guling. Kalau rangsangan psikis, misalnya mimpi erotis yang muncul dari akumulasi rangsangan seksual yang pernah diterima sebelumnya, baik fisik ataupun psikis.
Sekitar 50 persen wanita
Orgasme selama tidur malam pernah dialami oleh hampir semua pria, dan oleh lebih 50 persen wanita. Ternyata, wanita yang sudah pernah mengalami orgasme lebih besar kemungkinannya mengalami orgasme malam hari dibandingkan dengan wanita yang belum pernah mengalami orgasme.
Perbedaan persentase antara pria dan wanita disebabkan antara lain oleh perbedaan anatomi kelamin pria dan wanita, yang memungkinkan pria lebih mudah dan lebih sering menerima rangsangan secara fisik langsung pada kelamin.
Orgasme selama tidur malam bukan hanya terjadi pada mereka yang belum menikah, tetapi juga dialami oleh mereka yang sudah menikah. Ini terjadi bila, karena sesuatu hal, pasangan itu tidak dapat melakukan aktivitas seksual, padahal sudah terjadi reaksi seksual akibat rangsangan seksual yang diterima sebelumnya, apakah berupa rangsangan psikis ataupun rangsangan fisik.
Kalau Anda mengalami peristiwa itu, khususnya bila suami sedang pergi ke luar kota, itu merupakan sesuatu yang wajar. Akumulasi rangsangan seksual yang tidak diekspresikan dalam bentuk hubungan seksual menyebabkan terjadi pelepasan seksual dalam bentuk orgasme ketika tidur.
Jadi, memang tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari peristiwa itu, apalagi Anda sendiri menyadari bahwa peristiwa seksual itu tidak mengganggu. @
Konsultasi dijawab Prof, Dr dr Wimpie Pangkahila, Sp And.
Makin Banyak Pria Keluhkan Kejantanan
KOMPAS.com - Para ahli memperkirakan, lebih dari 100 juga pria di seluruh dunia mengalami gangguan fungsi seksual. Di Amerika Serikat, 30 persen pria mengalami ejakulasi dini, sedangkan di Indonesia, diperkirakan sekitar 20 persen pria yang datang ke klinik impotensi mengeluhkan juniornya yang selesai lebih cepat. Mengapa kini makin banyak pria bermasalah dengan "kejantanannya?"
Menurut penjelasan dr. Andi Sugiarto, Sp.RM, dari Rumah Sakit Pantiwilasa Citarum, Semarang, pada banyak kasus ejakulasi dini (ED), faktor psikis sangat berpengaruh. "Saat ini pressure orang sangat tinggi, terutama dari pekerjaan dan kehidupan sosial. Orang juga cenderung lebih cemas dan tergesa-gesa," katanya dalam seminar online Mengatasi Ejakulasi Dini (25/2).
Faktor lain terjadinya ejakulasi dini adalah rendahnya kadar serotonin (zat yg ada di saraf kita yg fungsinya mengantarkan impuls saraf). "Dewasa ini faktor kurangnya serotonin juga meningkat yang bisa disebabkan oleh tingginya konsumsi makanan yang mengandung pengawet," ujar dr.Andi.
Selain itu, secara umum jumlah penderita penyakit diabetes melitus dan penderita gangguan saraf juga lebih banyak sehingga frekuensi ejakulasi dini lebih sering. Dengan semakin bertambahnya usia, maka faktor fisik (gangguan kesehatan) menjadi semakin berperan. Sementara itu pada penderita ED yang lebih muda, biasanya disebabkan karena faktor psikis.
Ejakulasi dini bisa membuat pria merasa kecewa dan rendah diri karena tidak bisa memuaskan pasangan. "Apalagi dalam hubungan seks, wanita lebih lama naik gairahnya. Bagaimana bisa memuaskan pasangan kalau belum apa-apa sudah ejakulasi," ujarnya.
Karena merasa rendah diri, menurut dr.Andi akibatnya banyak pria yang merasa malas untuk berhubungan seks. Bila ini berlangsung dalam waktu lama, bukan cuma ED, pria tersebut juga bisa mengalami gangguan ereksi. "Karena merasa tertekan, ia tidak bisa ereksi lagi," ujarnya.
Selain dengan obat-obatan, ED bisa diatasi dengan seks terapi dan latihan kegel. "Terapi seks harus dilakukan seorang pria dengan pasangannya. Dimulai dari konsultasi hingga terapi, suami istri harus bekerjasama," paparnya. Keberhasilan terapi tentu akan meningkatkan kualitas hidup bersama.
Menurut penjelasan dr. Andi Sugiarto, Sp.RM, dari Rumah Sakit Pantiwilasa Citarum, Semarang, pada banyak kasus ejakulasi dini (ED), faktor psikis sangat berpengaruh. "Saat ini pressure orang sangat tinggi, terutama dari pekerjaan dan kehidupan sosial. Orang juga cenderung lebih cemas dan tergesa-gesa," katanya dalam seminar online Mengatasi Ejakulasi Dini (25/2).
Faktor lain terjadinya ejakulasi dini adalah rendahnya kadar serotonin (zat yg ada di saraf kita yg fungsinya mengantarkan impuls saraf). "Dewasa ini faktor kurangnya serotonin juga meningkat yang bisa disebabkan oleh tingginya konsumsi makanan yang mengandung pengawet," ujar dr.Andi.
Selain itu, secara umum jumlah penderita penyakit diabetes melitus dan penderita gangguan saraf juga lebih banyak sehingga frekuensi ejakulasi dini lebih sering. Dengan semakin bertambahnya usia, maka faktor fisik (gangguan kesehatan) menjadi semakin berperan. Sementara itu pada penderita ED yang lebih muda, biasanya disebabkan karena faktor psikis.
Ejakulasi dini bisa membuat pria merasa kecewa dan rendah diri karena tidak bisa memuaskan pasangan. "Apalagi dalam hubungan seks, wanita lebih lama naik gairahnya. Bagaimana bisa memuaskan pasangan kalau belum apa-apa sudah ejakulasi," ujarnya.
Karena merasa rendah diri, menurut dr.Andi akibatnya banyak pria yang merasa malas untuk berhubungan seks. Bila ini berlangsung dalam waktu lama, bukan cuma ED, pria tersebut juga bisa mengalami gangguan ereksi. "Karena merasa tertekan, ia tidak bisa ereksi lagi," ujarnya.
Selain dengan obat-obatan, ED bisa diatasi dengan seks terapi dan latihan kegel. "Terapi seks harus dilakukan seorang pria dengan pasangannya. Dimulai dari konsultasi hingga terapi, suami istri harus bekerjasama," paparnya. Keberhasilan terapi tentu akan meningkatkan kualitas hidup bersama.
Memulai Kebiasaan Baik agar Tubuh Sehat
KOMPAS.com — Masih mencari cara untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama kulit Anda? Pakar kesehatan kulit dari RealAge, Dr Amy Wechsler, MD, memberikan caranya dalam buku The Mind-Beauty Connection.
Latihan mengambil napas lebih dalam
Seimbangkan tubuh Anda dengan asupan oksigen dan karbon dioksida. Hirup lebih banyak oksigen untuk membuat tubuh lebih berenergi, tetapi perhatikan cara pernapasan yang baik. Atur pernapasan dengan baik dan perlahan, tarik napas dalam-dalam dua kali sehari. Efeknya, saat Anda fokus untuk melakukan pernapasan yang baik, Anda tidak akan fokus pada hal lain. Perubahan sikap mental ini membantu Anda mengurangi stres, membawa Anda pada alam bawah sadar di mana Anda bisa menempatkan masalah sesuai dengan perspektif dan tempatnya.
Bergerak lebih aktif
Membuat tubuh bergerak aktif selama 30 menit atau lebih akan mengalihkan pikiran dan kepanikan yang menekan diri Anda. Lakukan gerakan olahraga setiap harinya, sesering mungkin, karena dalam 24 jam tubuh Anda akan mengalami stres lagi. Jinakkan kembali stres pada tubuh dengan bergerak atau berolahraga. Tubuh yang dibiasakan beraktivitas meningkatkan sirkulasi nutrisi ke dalam sel tubuh dan kulit. Kapasitas paru-paru juga bertambah sehingga bisa menampung lebih banyak oksigen.
Kalahkan makanan "jahat"
Kurangi makanan yang menggiurkan, tetapi membahayakan bagi tubuh dan kulit, seperti gula dan makanan berlemak tinggi. Ganti dengan ikan, telur, unggas, makanan rendah lemak, dan kenari. Kontrol juga pola makan Anda dan kenali sejauh mana stres memancing Anda untuk terus makan. Lakukan kebiasaan ini setiap hari. Asupan protein bisa membantu Anda mengatasi mood, menambah tenaga, dan menjaga gula darah. Hasilnya, sejumlah hormon, termasuk insulin, terjaga dengan baik.
Fokus pada hal baik
Lakukan kebiasaan setiap hari dengan menuliskan daftar apa saja yang Anda syukuri. Atau tulis tiga hal yang berjalan baik dan jelaskan alasannya. Lakukan pada malam hari setelah menyelesaikan semua rutinitas harian. Jurnal harian ini mencatatkan hal baik yang Anda alami. Catatan ini membantu Anda untuk fokus pada kebaikan dan mampu mengerem pikiran negatif dalam kepala Anda.
Tambah waktu tidur
Atur waktu tidur Anda. Jika biasanya hanya tidur empat jam, tambahkan lagi setiap harinya agar ketika bangun Anda merasa lebih segar dan produktif. Tidur adalah obat kecantikan gratis, alami, dan sederhana. Tidak ada cara ampuh lainnya untuk membuat tubuh lebih sehat dan melepaskan stres serta kepenatan selain dengan pola tidur yang tepat.
Cari waktu untuk diri sendiri
Pekerjaan membuat Anda sibuk dan menghabiskan waktu dengan cepat. Selalu ada waktu untuk rapat, rencana, atau apa pun yang jadwalnya padat. Namun, mengapa tak pernah ada waktu untuk diri sendiri tanpa berbuat apa pun kecuali mengistirahatkan tubuh dan pikiran? Sederhana saja caranya, cari tempat yang sepi dan menenangkan dan berdiam diri selama 10 hingga 15 menit setiap harinya. Hentikan sementara hiruk pikuk keadaan dan tenangkan diri sesaat. Cara ini bisa membantu Anda mengenali diri dan menjadikan Anda lebih segar dalam memberikan solusi, mencari ide baru. Karena otak, fisik, dan seluruh tubuh Anda punya waktu untuk istirahat sejenak.
Bermesraan dan melakukan hubungan seks
Ciptakan ruang untuk intimasi setidaknya seminggu sekali. Sentuhan fisik terjadi dalam hubungan seks, tiga hormon pembangkit gairah mengalir ke otak, seperti hormon endorfin (memberikan efek kenikmatan), prolaktin (memberikan sensasi menenangkan), oksitosin (menimbulkan perasaan afeksi dan mendorong sikap saling menyayangi).
Latihan mengambil napas lebih dalam
Seimbangkan tubuh Anda dengan asupan oksigen dan karbon dioksida. Hirup lebih banyak oksigen untuk membuat tubuh lebih berenergi, tetapi perhatikan cara pernapasan yang baik. Atur pernapasan dengan baik dan perlahan, tarik napas dalam-dalam dua kali sehari. Efeknya, saat Anda fokus untuk melakukan pernapasan yang baik, Anda tidak akan fokus pada hal lain. Perubahan sikap mental ini membantu Anda mengurangi stres, membawa Anda pada alam bawah sadar di mana Anda bisa menempatkan masalah sesuai dengan perspektif dan tempatnya.
Bergerak lebih aktif
Membuat tubuh bergerak aktif selama 30 menit atau lebih akan mengalihkan pikiran dan kepanikan yang menekan diri Anda. Lakukan gerakan olahraga setiap harinya, sesering mungkin, karena dalam 24 jam tubuh Anda akan mengalami stres lagi. Jinakkan kembali stres pada tubuh dengan bergerak atau berolahraga. Tubuh yang dibiasakan beraktivitas meningkatkan sirkulasi nutrisi ke dalam sel tubuh dan kulit. Kapasitas paru-paru juga bertambah sehingga bisa menampung lebih banyak oksigen.
Kalahkan makanan "jahat"
Kurangi makanan yang menggiurkan, tetapi membahayakan bagi tubuh dan kulit, seperti gula dan makanan berlemak tinggi. Ganti dengan ikan, telur, unggas, makanan rendah lemak, dan kenari. Kontrol juga pola makan Anda dan kenali sejauh mana stres memancing Anda untuk terus makan. Lakukan kebiasaan ini setiap hari. Asupan protein bisa membantu Anda mengatasi mood, menambah tenaga, dan menjaga gula darah. Hasilnya, sejumlah hormon, termasuk insulin, terjaga dengan baik.
Fokus pada hal baik
Lakukan kebiasaan setiap hari dengan menuliskan daftar apa saja yang Anda syukuri. Atau tulis tiga hal yang berjalan baik dan jelaskan alasannya. Lakukan pada malam hari setelah menyelesaikan semua rutinitas harian. Jurnal harian ini mencatatkan hal baik yang Anda alami. Catatan ini membantu Anda untuk fokus pada kebaikan dan mampu mengerem pikiran negatif dalam kepala Anda.
Tambah waktu tidur
Atur waktu tidur Anda. Jika biasanya hanya tidur empat jam, tambahkan lagi setiap harinya agar ketika bangun Anda merasa lebih segar dan produktif. Tidur adalah obat kecantikan gratis, alami, dan sederhana. Tidak ada cara ampuh lainnya untuk membuat tubuh lebih sehat dan melepaskan stres serta kepenatan selain dengan pola tidur yang tepat.
Cari waktu untuk diri sendiri
Pekerjaan membuat Anda sibuk dan menghabiskan waktu dengan cepat. Selalu ada waktu untuk rapat, rencana, atau apa pun yang jadwalnya padat. Namun, mengapa tak pernah ada waktu untuk diri sendiri tanpa berbuat apa pun kecuali mengistirahatkan tubuh dan pikiran? Sederhana saja caranya, cari tempat yang sepi dan menenangkan dan berdiam diri selama 10 hingga 15 menit setiap harinya. Hentikan sementara hiruk pikuk keadaan dan tenangkan diri sesaat. Cara ini bisa membantu Anda mengenali diri dan menjadikan Anda lebih segar dalam memberikan solusi, mencari ide baru. Karena otak, fisik, dan seluruh tubuh Anda punya waktu untuk istirahat sejenak.
Bermesraan dan melakukan hubungan seks
Ciptakan ruang untuk intimasi setidaknya seminggu sekali. Sentuhan fisik terjadi dalam hubungan seks, tiga hormon pembangkit gairah mengalir ke otak, seperti hormon endorfin (memberikan efek kenikmatan), prolaktin (memberikan sensasi menenangkan), oksitosin (menimbulkan perasaan afeksi dan mendorong sikap saling menyayangi).
Langganan:
Postingan (Atom)