Tampilkan postingan dengan label Operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Operasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Maret 2010

Operasi Implan Payudara Bisa Hilangkan Sensasi di Daerah Puting

OkeZone.com - DENGAN berbagai alasan dan kepentingan, kini lebih banyak wanita memilih operasi implan payudara. Apa pun motivasi di balik keputusan operasi implan, penting bahwa semua wanita punya pemahaman yang lebih baik mengenai efek samping implan payudara.

Efek samping umumnya berkisar dari masalah menyusui hingga menanamkan kebocoran. Kalau saja Anda tahu apa yang sebenarnya terjadi selama operasi implan, Anda akan bisa mendapatkan gambaran yang jelas mengenai apa sebenarnya yang harus dilakukan.

Mayoritas wanita yang telah menjalani implan payudara dapat menyusui bayi mereka berhasil. Tetapi angkanya sangat sedikit, yang banyak justru kenyataan sebaliknya. Operasi implan memberi dampak negatif bagi aktivitas ibu menyusui. Karenanya, sangat dianjurkan untuk konsultasi dengan dokter bedah plastik tentang rencana Anda menyusui anak sebelum prosedur operasi dijalani.

Kemungkinan risiko lain dari operasi implan payudara adalah menghalangi deteksi normal kanker payudara. Meski mamografi, X-ray, atau bahkan pemindaian USG dilakukan, implan tetap bisa menyembunyikan tumor atau lesi mencurigakan. Penting bagi para dokter untuk memberi perhatian khusus terhadap pemeriksaan payudara pada pasien operasi implan. Jika perlu, dianjurkan bagi Anda untuk mendiskusikan dengan ahli radiologi untuk memanfaatkan teknik-teknik pencitraan khusus, seperti Eklund displacement views (EH-klund dis-PLAYS-ment VYOOZ).

Sejumlah metode pencitraan membantu memaksimalkan ukuran jaringan payudara yang dianalisa. Dengan demikian, menjadi lebih mudah untuk mendeteksi keberadaan tumor atau lesi.

Setelah operasi implan payudara dilakukan, beberapa wanita ditemukan mengalami hilangnya sensasi di daerah sekitar puting. Kehilangan sensasi ini terutama disebabkan oleh kerusakan yang mungkin terjadi pada ujung saraf yang mengelilingi daerah payudara dan puting payudara.

Dalam kebanyakan kasus, hilangnya sensasi sementara akibat proses perubahan sementara akan membaik secara alami seiring berlalunya waktu. Namun, beberapa pasien menderita kehilangan sensasi permanen sensasi setelah operasi implan. Komplikasi pada umumnya didasarkan pada modus pilihan operasi implan. Juga harus diingat bahwa tidak ada implan yang akan bertahan selamanya.

Selasa, 23 Maret 2010

Operasi dengan Sel Punca Dilakukan pada Anak

KOMPAS.com - Dokter Inggris dan Italia melakukan terobosan dengan melakukan operasi pemulihan batang tenggorok atau trakea seorang anak lelaki usia 10 tahun menggunakan sel punca yang ditanam di dalam tubuhnya.

Operasi memasang donor trakea berlangsung sembilan jam, Senin (22/3) di Rumah Sakit Great Ormond Street, London. Di trakea ditanam sel punca yang diambil dari sumsum pasien itu. Bulan depan, sel punca itu diharapkan bertransformasi menjadi sel-sel trakea.

Anak laki-laki itu lahir dengan kondisi menderita long segment tracheal stenosis di mana lubang tenggorokannya amat kecil karena tak berkembang—diibaratkan dia bernapas melalui sedotan.

Dia mendapat berbagai penanganan medis, tetapi kondisinya terus memburuk hingga November lalu. Akhirnya, dia dirujuk ke perintis sel punca di Careggi University Hospital di Firenze, Italia, Professor Paolo Macchiarini.

Jika berhasil, ini menjadi pengobatan regeneratif yang revolusioner. Pada transplantasi tradisional sering terjadi penolakan organ oleh sistem imun pasien. ”Ini pertama kalinya seorang anak menerima pengobatan dengan sel punca. Sungguh tonggak sejarah,” ujar Profesor Martin Birchall, kepala pengobatan regeneratif translasional University College London.

Pengembangan sel di dalam tubuh baru dua kali dilakukan—anak itu adalah pasien kedua. Menurut ahli bedah jantung, Profesor Martin Elliott dari Great Ormond Street, ”Kondisinya baik dan bernapasnya nyaman.”