Sabtu, 20 Maret 2010

Membentuk Pantat Indah

Gravitasi memang bagian kejam dari semesta! Pebeo ini terdengar tepat untuk menggambarkan ulah gravitasi pada beberapa bagian tubuh wanita. Sejalan dengan bertambahnya usia, gravitasi seringkali membuat bagian tubuh indah kaum hawa, seperti payudara dan pantat jadi melorot dan kendur. Tapi, keadaan ini bukan bencana yang tak dapat diatasi, asal bersedia dan ada usaha, grafitasi tak akan lagi jadi masalah bagi bagian molek tubuh wanita ini.

Berikut kami sampaikan lima tips membentuk dan menjaga pantat indah:

Pertama
Lupakan latihan dengan peralatan mahal, yang Anda butuhkan kali ini hanya lantai luas dan kekuatan. Lakukan gerakan jongkok dan berdiri dengan kaki maju di depan dalam posisi ditekuk. Ini merupakan cara terbaik untuk membentuk bagian belakang Anda. Rapatkan kedua kaki dan berjongkoklah perlahan seperti Anda sedang duduk di kursi yang tak terlihat. Turun perlahan-lahan hingga kaki Anda tak bisa bergerak lagi. Ulang gerakan ini 10 hingga 20 kali. Untuk gerakan jongkok terakhir pertahankan posisi berjongkok selama mungkin.

Latihan Untuk Membentuk Pantat

Gerakan berjongkok dengan satu kaki ke depan merupakan latihan penting untuk membentuk bagian pantat dan sekitarnya. Berdiri dengan satu kaki di depan, dan yang satunya di belakang. Tekuk lutut dan pindahkan berat badan ke depan. Tahan agar kaki belakang Anda bertahan di lantai. Ulangi gerakan ini selam 10 hingga 20 kali, lalu ganti kaki. Latihan ini berfungsi untuk membentuk bagian otot pantat dan membantu mengencangkannya.

Kedua
Hindari duduk berlama-lama dengan memastikan Anda beranjak dari meja kerja setiap beberapa jam sekali. Duduk berjam-jam terbukti membawa efek buruk buat tubuh, khususnya bagian pantat. Lakukan beberapa kali gerakan jongkok-berdiri atau hanya sedikit perenggangan tiap beberapa jam. Pasang timer agar Anda ingat untuk melakukan gerakan ini di antara waktu-waktu Anda bekerja. Ini bukan hanya membantu menjaga pantat Anda, tapi juga membantu meredakan keregangan dari bagian tubuh yang lain.

Ketiga
Lakukan latihan pengencangan. Anda butuh ruang untuk latihan ini. Buat posisi merangkak lalu angkat satu kaki perlahan-lahan ke atas sampai otot Anda terasa tertarik. Lakukan gerakan ini 10 hingga 20 kali untuk masing-masing kaki. Saat Anda melatih bagian pantat Anda dengan gerakan ini, lengan yang menahan tubuh Anda juga jadi kuat .

Keempat
Kelebihan berat badan juga memperburuk bagian pantat. Lemak menutup otot dan dan membuat bagian pantat turun. Tubuh kurus dan langsing justru lebih baik dalam melawan gravitasi. Walau Anda melakukan latihan tiap hari, tapi jika berat badan Anda tetap berlebih, kerja keras itu hanya akan sia-sia. Diet rendah lemak dan tinggi protein serta mengkonsumsi vitamin bisa jadi cara terbaik untuk memerangi lemak-lemak yang bergelantungan di tubuh. Jangan lupa ubah pola makan Anda.

Kelima
Hindari mengenakan celana ketat. Bukannya membuat pantat Anda menonjol, celana ketat justru dapat membuat bentuk tak rata dan melesak. Saat Anda sedang memperbaiki bagian pantat, kenakan busana yang longgar di bagian pantat. Jika Anda memiliki pantat rata pertimbangkan untuk mengenakan celana dalam berbusa. Tapi bagi Anda yang memiliki pantat terlalu lebar atau besar, gunakan busana yang longgar dan tonjolkan bagian lain dari tubuh Anda yang memiliki daya tarik.

Perawatan Tubuh Sebelum Tidur



Bagi anda yang sering melalui hari yang melelahkan, tubuh anda pasti memerlukan perawatan untuk dimanjakan sebelum tidur malam. Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh anda tidak hanya pada siang hari saja tetapi juga pada malam hari. Saat anda beranjak tidur pada malam hari, tubuh akan beristirahat dan memulihkan tenaga secara otomatis. Ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan agar mengendurkan otot-otot tubuh dan membantu proses recovery, simak berikut ini.
Mandi air hangat. Isilah bathtub dengan air hangat dan masukkan beberapa bunga lavender untuk membantu menenangkan serta mengendurkan otot-otot tubuh dan mengurangi ketegangan otot. Tambahkan tanaman camomile, skin sooter untuk membantu mengurangi rasa sakit di kulit dan pegal-pegal yang ada di seluruh tubuh anda. Mandi selama beberapa waktu dan biarkan tanaman tersebut mengendurkan otot tubuh dan pikiran anda.
Apabila anda ingin bangun pada pagi hari dengan kulit yang terasa segar dan alami maka anda bisa menggunakan self tanning lotion pada malam hari. Lakukan pengelupasan kulit kasar dengan menggunakan scrub dan moisturizer. Karena moisturizer mampu menyerap di kulit dan menyebarkan krim secara merata pada seluruh tubuh anda.
Bagian tubuh. Bagian tubuh yang paling rentan memperlihatkan tanda penuaan adalah tangan tapi seringkali diabaikan oleh kalangan perempuan. Cobalah anda beri tangan anda sebuah kehidupan baru dengan menggunakan krem tangan agar menyegarkan kulit serta memilihkan kesegaran yang hilang. Hal ini sangat penting pada perawatan tubuh di malam hari.
Pada saat anda tidur sebaiknya pastikan anda tidur dengan nyaman. Cobalah anda pasti bahwa leher anda disanggah dan bebas dari tekanan sepanjang malam. Yang penting, posisi leher anda berada dalam posisi yang nyaman saat tidur. Lakukan perawatan rambut sebelum tidur dan bebaskan dari ketegangan. Jangan mengikat rambut saat anda tidur karena rambut juga butuh istirahat setelah beraktivitas seharian dan terkena matahari.
Nyalakan lilin aromatik yang ringan di kamar tidur. Karena dengan menyalakan lilin aromatik maka akan membuat suasana tenang dan menenangkan. Yang perlu anda ingat adalah memadamkannya saat anda beranjak tidur. Biarkan alat penyegar udara beroperasi dikamar tidur untuk menjaga udara agar tetap lembab dan segar. Jangan berpikir hal yang berat dan rumit saat anda ingin tidur. Buatlah pikiran tenang dan ingatlah akan hal-hal yang indah, jangan biarkan pikiran rumit datang saat anda ingin tertidur di malam hari. Cobalah anda yakinkan pada diri anda bahwa saat anda bangun di pagi hari maka tubuh anda akan terasa segar dan bugar. Selamat mencoba.

PERAWATAN TUBUH USAI MELAHIRKAN




Banyak orang beranggapan, bila seorang ibu sudah melahirkan anaknya dengan selamat, berarti selesai sudah semua urusan. Padahal, masih ada hal penting yang harus diperhatikan, yaitu perawatan nifas. Meski bentuk perawatan itu sendiri, terang dr. Hj. Hasnah Siregar, Sp.OG, dari RSAB Harapan Kita, Jakarta, lagi-lagi terpulang pada proses persalinan yang dilaluinya. Dalam arti, apakah normal/spontan, menggunakan alat bantu semisal forcep atau vakum, maupun bedah sesar. Nah, berikut ini sejumlah perawatan yang penting diketahui.
DUA JAM PERTAMA
Dua jam pertama pada persalinan normal, dokter akan memantau kesadaran, tekanan darah dan pernapasan si ibu. Terlebih untuk mengetahui adakah perdarahan per vaginam atau tidak. Jika semuanya dalam keadaan baik dan tak terjadi perdarahan, si ibu akan dikirim ke ruang perawatan. Sedangkan bila terjadi perdarahan akan segera ditangani. Dalam arti, dicari apa penyebab terjadi perdarahan tersebut. Bila karena rahimnya tak mau berkontraksi, maka akan diberi obat-obatan yang bisa menguatkan kontraksi. Bila karena sisa plasenta tertinggal di rahim, tentu akan dilakukan pembersihan lewat kuretase.
Sementara pada persalinan dengan tindakan ataupun sesar, pantauannya dilakukan lebih intensif dan saksama. Salah satunya, menilai apakah yang bersangkutan bisa segera buang angin atau tidak. Sebab meski terlihat sepele, kentut mengindikasikan apakah organ-organ tubuh bagian dalam masih berada di bawah pengaruh obat bius atau tidak. Kalau sudah kentut, berarti kerja usus secara medis sudah kembali normal dan gerakan peristaltik usus sudah bagus. Normalnya, sih, bilang dr. Chairulsjah Sjahruddin, Sp.OG, MARS, dengan bius lokal tak ada masalah. Sedangkan dengan bius total bisa terjadi kelumpuhan usus. Kalau sudah begitu, tentu saja akan fatal akibatnya karena berarti semua organ tubuh yang terkait berada di bawah pengaruh obat bius.
Selain itu, lanjut Hasnah, dokter pun akan menilai "kualitas" jahitan maupun kondisi robekan itu sendiri. Karena pada persalinan yang menggunakan alat/tindakan, semisal dengan vakum atau forcep, biasanya robekannya luas, dalam dan tak beraturan. Dengan begitu harus lebih cermat saat menjahitnya kembali. Sebab bila kurang cermat, semisal salah konstruksi, bisa mengakibatkan perdarahan. Selain mesti dicermati juga apakah ada perobekan rektum atau tidak. Karena bila rektum robek, ibu diharuskan berpantang makan makanan berserat selama kira-kira seminggu. Selain harus mengkonsumsi makanan lembek dan dibantu obat pencahar agar BAB-nya tak keras yang hanya akan memperparah keadaan.
KEBERSIHAN VAGINA
Meski bekas jahitan episiotomi masih terasa sakit, menjaga kebersihan vagina harus jadi perhatian utama. Saran Hasnah, gunakan sabun lembut yang natrium hidroksidanya tak tajam. Bila dirasa belum bersih benar, basuh dengan cairan antiseptik khusus untuk vagina. "Jika cuma disiram sambil lalu, lemak-lemak yang menempel di dinding vagina akan bertumpuk dan kian lengket. Lama-kelamaan tumpukan lemak tadi akan mengundang infeksi yang bisa berakibat pada lepasnya kembali jahitan."
Jika telanjur infeksi dan terjadi pembengkakan, mau tak mau jalan lahir harus dikompres dengan rivanol agar jaringannya tetap segar. Tentu saja butuh pemeriksaan dokter selain pemberian obat-obatan antibiotika untuk mengatasi infeksi itu sendiri.
PENGERUTAN RAHIM
Dengan kontraksi yang baik, rahim bisa diharapkan kembali mengkerut ke ukuran normal tanpa bantuan obat-obatan. Karena kontraksi pada dasarnya tak hanya dibutuhkan untuk mengeluarkan janin saat persalinan. Tapi juga mengembalikan rahim ke bentuk dan ukuran semula, baik pada persalinan normal maupun persalinan dengan tindakan, seperti vakum, forcep ataupun sesar.
Secara otomatis rahim akan berkontraksi dengan sendirinya. Hingga bila kontraksi tak cukup kuat atau malah tak terjadi sama sekali, patut dicurigai ada sesuatu yang tak beres. Apakah karena Hb yang tak baik atau ada sesuatu yang tertinggal di rahim, semisal sisa plasenta. Jika Hb yang tak baik, semisal di bawah 9, tak ada cara lain selain tranfusi darah. Sedangkan sisa plasenta mesti dibersihkan lewat tindakan kuretase.
Tak kalah penting, kontraksi ini ikut membantu mengkerutkan kembali saluran kemih yang mengendur akibat membesarnya rahim selama kehamilan. Hanya saja saluran tersebut maupun otot-ototnya tak akan langsung mengkerut secara otomatis. Melainkan harus dibantu pengencangannya kembali lewat senam khusus. Sementara jika dibiarkan kendur jelas akan sangat mengganggu. Salah satunya keluhan beser.
HARUS BANYAK MINUM
Chairulsjah bilang, jangan anggap sepele pula pertanyaan sederhana yang kerap diajukan pada pasien postpartum. Semisal, "Ibu sudah bisa buang air kecil?" Soalnya, bisa BAK dan minimal 1 kali BAB dalam 8 jam setelah persalinan bisa dijadikan patokan untuk menilai kondisi si ibu secara umum.
Jika tak bisa BAB bahkan BAK, berarti proses involusi atau pengecilan rahim pun akan terhambat. Bukan tak mungkin pula terjadi perlengketan antar organ bagian dalam, mengingat kandung kemih dan usus atau rektum letaknya berdekatan dengan rahim. Gangguan di salah satu organ tersebut tentu berdampak pula pada organ lainnya. Dengan kata lain bila masih ada kotoran yang terkumpul di rektum, proses mengecilnya rahim pun jadi terhambat.
Nah, agar bisa cepat BAK sekaligus mengganti cairan tubuh yang banyak terbuang saat bersalin, usai melahirkan ibu-ibu disarankan banyak minum, minimal 2-3 liter per hari. Buat ibu yang melahirkan normal, soal minum pertama kali jelas tak ada masalah. Artinya, ia boleh minum sebanyak yang ia mau jika haus.
Sementara pada ibu-ibu yang melahirkan sesar atau vakum, ada persyaratan khusus yang mengikuti persyaratan operasi pada umumnya, yakni hanya diperbolehkan minum sesedikit mungkin, semisal cukup dengan membasahi kapas. Itu pun kalau yang bersangkutan sudah bisa kentut. Soalnya, akibat pengaruh obat bius, usus dalam keadaan "diam". Hingga kalau diisi cairan dalam jumlah besar secara mendadak, perut akan kembung yang bisa berlanjut jadi masalah. Misal, perut jadi membesar lantas jaringan di bekas jahitan ikut meregang yang akan menghambat penyembuhan luka. Bila dalam 6-8 jam pertama belum juga bisa BAK ataupun keluarnya hanya sedikit-sedikit patut dicurigai ada infeksi saluran kemih, misal.
MOBILISASI SECEPAT MUNGKIN
Kendati merasa letih tegas chairulsyah, ibu tak boleh bersikap malas-malasan dengan hanya berbaring sepanjang waktu. Semata-mata supaya sirkulasi darahnya menjadi baik. Ini dimaksudkan agar ibu terhindar dari pembengkakan selain mencegah trombosis, yakni penyumbatan pembuluh darah.
Pada persalinan normal, 8 jam sesudahnya, ibu diharapkan sudah mobilisasi. Minimal sudah turun dari tempat tidur, belajar duduk dan berjalan sendiri. Tak perlu khawatir jahitan akan lepas hanya gara-gara bergerak. Setelah 24 jam, jahitan sebetulnya sudah akan bertaut, kok. Jadi, selain untuk sirkulasi, mobilisasi juga baik buat jahitan. Jika diperlukan akan dilakukan diatermi/pemanasan vagina agar sirkulasi darah di sekitar vagina jadi baik.
Hanya saja mesti dimaklumi ibu yang menjalani sesar pasti lebih lamban mobilisasinya dibanding yang melahirkan spontan. Kendati begitu, selepas 24 jam saat dampak obat bius menghilang, yang bersangkutan mesti harus belajar menggerak- kan seluruh persendian tubuhnya secara perlahan. Dengan mencoba duduk, makan sendiri, turun dari tempat tidur dan berjalan di kamar pemulihan. Makin cepat dilatih untuk digerakkan akan makin baik. Sebab bila hanya berdiam diri, kerja pembuluh darah dan otot-otot tubuh, terutama di daerah kaki dan panggul jadi terganggu. Bukan tak mungkin akan menimbulkan bekuan-bekuan darah yang bisa membahayakan karena bisa menyumbat aliran darah di jantung atau otak yang bisa berakhir pada serangan stroke.
KELUHAN DI MATA
Kendati jarang, usai melahirkan ada beberapa ibu yang mengeluhkan matanya. Semisal mata merah atau pandangan jadi kabur. Boleh jadi lantaran tegang, si ibu tak bisa tidur, hingga matanya terasa berat. Namun penurunan Hb yang umumnya terjadi pada ibu hamil/bersalin, turut mempengaruhi munculnya keluhan ini. Bila karena faktor Hb, gangguan pandangan mata ini akan pulih kembali seiring membaiknya kondisi Hb. Salah satu caranya dengan cukup mengkonsumsi makanan tinggi kalori dan protein. Sementara jika Hb-nya rendah sekali, akan dibantu dengan transfusi.
Akan tetapi, jika gangguan mata terjadi karena salah mengejan semisal mengejan terlalu kuat, terapi yang dilakukan lain lagi. Misal, kompres dengan boorwater bila mata merah akibat ada pembuluh darah pecah. Masalah mata menjadi serius, tegas Hasnah, jika diakibatkan tekanan darah tinggi pada kehamilan atau eklampsia/preeklampsia. Gangguan ini bisa permanen, tapi bisa juga temporer. Artinya, bisa sembuh jika tensinya normal kembali.
Indah/Th.Puspayanti. Foto :Iman Dharma(nakita)

Penggunaan Alkohol Lebih Buruk Ketimbang Narkotika

 

KOMPAS.com - Penyalahgunaan alkohol menjadi masalah yang lebih besar bagi masyarakat Pasifik dibandingkan dengan narkotika, demikian laporan Australia, yang mengaitkan minum dengan kekerasan dalam rumah tangga dan masalah luas kesehatan.

Survei Burnet Institute, yang dipimpin oleh Australian National Council on Drugs, mendapati bahwa alkohol adalah bagian utama keprihatinan di Pasifik, yang sebagian masyarakat terpencilnya termasuk di antara yang paling miskin di dunia.

"Itu dengan jelas mengidentifikasi alkohol sebagai bahan utama keprihatinan di wilayah Pasifik dan memperlihatkan kanabis adalah obat terlarang utama yang paling memprihatinkan di wilayah itu," kata penulis bersama studi tersebut, Robert Power, pekan ini.

"Ini adalah untuk pertama kali kami memperoleh gambaran yang jauh lebih jelas mengenai bahaya besar yang menyebar di banyak negara yang menjadi tetangga kami. Alkohol dipandang sebagai faktor utama penyumbang bagi sejumlah masalah kesehatan yang menyerang rakyat di Pasifik," katanya.

Laporan itu menyeru pembuat minuman di Australia dan Selandia Baru, yang produk mereka digunakan secara luas di Pasifik, agar membantu menghapuskan masalah tersebut. Rekomendasi meliputi penyediaan program perawatan dan peningkatan pengumpulan data.

"Kami menyaksikan terus-menerus bahaya jelas yang ditimbulkan oleh alkohol bagi masyarakat Australia," kata John Herron, pemimpin dewan Australia.

"Peningkatan masalah yang berkaitan dengan alkohol dan pontesi peningkatannya di Pasifik sangat besar --terutama jika kita tak bertindak sekarang," katanya.

Ibu Menyusui Lebih Langsing

Tak sekedar membuat bayi lebih sehat, ibu menyusui juga mendapat banyak manfaat, salah satunya adalah lebih cepat membuang kelebihan berat badan. Manfaat ini bahkan akan terus didapat di kemudian hari.

Dalam sebuah studi yang dipresentasikan dalam pertemuan American Heart Association, para peneliti menjelaskan, wanita yang memberi ASI secara konsisten pada bayinya memiliki lingkar pinggang yang lebih kecil dibanding ibu yang tidak menyusui. Perbedaan paling tampak adalah timbunan lemak di perut yang lebih sedikit.

"Lemak di perut adalah tempat lemak tubuh disimpan. Dengan menyusui, timbunan lemak di tempat itu tampaknya menjadi target untuk dibuang," kata ketua peneliti Candace McClure dari University of Pittsburgh.

Dibanding manfaat menyusui untuk bayi, manfaat menyusui bagi para ibu memang jarang dikupas. Padahal, ada sederet manfaat yang bisa diraih ibu menyusui. Menurut penelitian, ibu yang menyusui risikonya lebih rendah untuk menderita diabetes tipe 2, kanker payudara, kanker ovarium dan depresi pasca persalinan.



Penelitian juga menunjukkan ibu yang memberikan ASI pada bayinya jarang terkena penyakit jantung. Para ahli meyakini, hal ini terjadi karena ibu menyusui membakar kalori lebih cepat. Selain itu timbunan lemak di perutnya juga lebih sedikit dibanding yang tidak menyusui. Timbunan lemak di perut diketahui menjadi faktor dalam penyakit jantung.

Yang menarik, menurut hasil penelitian McClure, ibu yang memberikan ASI juga tetap langsing hingga berpuluh tahun kemudian. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi para ibu yang ingin kembali langsing setelah melahirkan dengan cara yang sehat.
Meski demikian, para ahli mengingatkan, bahwa langsing tidaknya seorang ibu juga tergantung pada gaya hidup yang dijalaninya. Bila Anda melakukan diet seimbang dan melakukan olahraga secara teratur, ditambah pemberian ASI secara konsisten, bukan tidak mungkin Anda akan mendapatkan manfaat ganda, tubuh bugar dan nyaman, serta terbebas dari penyakit jantung.