Anda pasti akan menggelengkan kepala saat melihat cara suku pedalaman atau mereka yang jauh dari peradaban melahirkan bayi mereka.
Rata-rata mereka menggunakan cara yang ekstrem untuk melahirkan. Ada yang berdiri, duduk, atau bahkan jongkok. Namun Anda percaya tidak, cara yang mereka lakukan ini ternyata justru mempermudah cara melahirkan.
''Awalnya saya juga merasa bingung saat melihat proses melahirkan seperti itu. Si ibu berdiri dan berpegangan pada sebuah tiang. Tapi setelah saya mengambil pendidikan lagi, ternyata cara mereka ini baik,'' ujar dr Judi Januadi Endjun, SpOG, ahli obstetri dan ginekologi dari RSPAD, dalam talkshow dan senam yophyta yang digelar oleh Anmum Materna di Balai Sudirman, Jakarta, Sabtu (20/2/2010).
Judi mengatakan bahwa cara melahirkan yang paling baik adalah dengan berdiri, jongkok, menungging, atau miring. Cara ini membuat bayi mudah lahir karena mengikuti gaya gravitasi bumi. Ia juga mengatakan, cara yang masih terbilang ekstrem di dalam negeri itu akan mencegah bahaya kematian bayi. Sedangkan melahirkan dengan tidur terlentang justru akan memperlambat proses melahirkan.
''Posisi terlentang akan membuat bayi harus menanjak menuju ke jalan keluar rahim. Jalur rahim menjadi bergelombang,'' ujar Judi pada Kompas Female.
Cara terlentang akan menimbulkan perobekan yang besar pada lubang vagina, yang menyebabkan rahim menekan pembuluh dalam yang menuju jantung pada bayi. Akibatnya, bayi bisa kekurangan oksigen. Tak jarang bayi yang dilahirkan tidak menangis, atau meninggal akibat kekurangan oksigen.
Judi juga menyarankan agar ibu hamil kerap melakukan pekerjaan yang bisa merangsang kerja otot panggul seperti berjalan dan olahraga, agar kelahiran bayi jadi lebih mudah. Sebab sebenarnya, untuk melahirkan kerja ibu untuk mengejan hanya 10 persen dari keseluruhan proses kelahiran. Sedangkan sekitar 90 persennya adalah kerja dari otot panggul yang secara langsung akan mendorong bayi keluar dari rahim saat pembukaan jalur lahir sudah cukup.
KOMPAS.com
kumpulan berita surat kabar tentang musik,pria,wanita,gaya hidup,makanan sehat,seputar kesehatan seks
Tampilkan postingan dengan label Cara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara. Tampilkan semua postingan
Minggu, 04 April 2010
7 Cara Menjamin Kondom Tetap Aman
Hati-hati saat memilih dan mengenakan kondom. Menurut penelitian Kinsey Institute, jika Anda tak mengenakan kondom dengan semestinya (misalnya tidak menjepit ujungnya sebelum membuka gulungannya), risiko kondom robek bisa mencapai 15 persen. Padahal, jika Anda mengenakan dengan benar pun, risiko robek masih ada 2-3 persen.
Oleh karena itu, Nick White, Technical Risk Director untuk SSL International, pembuat kondom merek Durex, melakukan penelitian untuk mencari jalan keluarnya. Setelah menguji hampir 1.000 kondom yang dikembalikan karena memiliki cacat, White mendapati bahwa hampir seluruh robekan terjadi karena disebabkan cara tertentu. Dari pengujian itu, White memiliki beberapa ide untuk memilih dan mengenakan kondom yang aman.
* Jangan terlalu rapat. White menyarankan, apabila pasangan merasa kondom terasa semakin ketat, minta ia untuk tidak memaksa memakainya dan memastikan kondom belum meregang. Jika sudah meregang, bisa-bisa kondom robek.
* Lakukan pelumasan. Jika Anda merasa vagina belum cukup lembab, gunakan gel lubrikasi berbahan dasar air. Paul Joannides, penulis Guide To Getting It On, menyarankan untuk me-rehidrasi jika Anda berdua sudah mengenakannya beberapa saat. ”Tambahkan saja air atau liur, tapi jangan gel lubrikasinya,” katanya. ”Jika tidak, Anda akan merasakan perih dan panas pada vagina.”
* Keringkan dulu. Pastikan batang penis tidak basah ketika Anda memasangkan kondom, misalnya karena sebelumnya Anda memberikan seks oral untuknya. Hal ini untuk mencegah kondom terkoyak atau tergelincir.
* Takut tembus, tak berarti harus memakai kondom dobel. Apabila satu lapis kondom saja bisa membuat Anda merasa nyeri, bagaimana bila dua?
* Pilih yang terbaik. Consumer Reports belum lama ini melakukan uji coba terhadap 15.000 kondom dan tujuh produk di antaranya mendapatkan nilai yang sempurna. Artinya, kondom ini terbukti lebih kuat dan lebih dapat diandalkan. Tiga merek di antaranya adalah Durex, Lifestyles, dan Trojan meski tak semua varian produk mereka dianggap sempurna.
* Hati-hati kondom bajakan. Kondom palsu ini berasal dari China. ”Pengekspor kondom ini mencetak kotak kemasan sehingga mirip dengan kondom asal Amerika. Ini cukup mengganggu,” ujar White. Agar tidak tertipu mendapatkan barang bajakan, sebaiknya memang membeli kondom di tempat-tempat yang tepercaya.
* Bagaimana bila robek? Sederhana saja, bila kondom robek, Anda seperti melakukan seks tanpa pengaman saja. Para ahli dari Division of STD Prevention di CDC mengatakan, yang perlu lebih dikhawatirkan dengan kondom yang robek adalah penularan penyakit menular seksual.
KOMPAS.com
Oleh karena itu, Nick White, Technical Risk Director untuk SSL International, pembuat kondom merek Durex, melakukan penelitian untuk mencari jalan keluarnya. Setelah menguji hampir 1.000 kondom yang dikembalikan karena memiliki cacat, White mendapati bahwa hampir seluruh robekan terjadi karena disebabkan cara tertentu. Dari pengujian itu, White memiliki beberapa ide untuk memilih dan mengenakan kondom yang aman.
* Jangan terlalu rapat. White menyarankan, apabila pasangan merasa kondom terasa semakin ketat, minta ia untuk tidak memaksa memakainya dan memastikan kondom belum meregang. Jika sudah meregang, bisa-bisa kondom robek.
* Lakukan pelumasan. Jika Anda merasa vagina belum cukup lembab, gunakan gel lubrikasi berbahan dasar air. Paul Joannides, penulis Guide To Getting It On, menyarankan untuk me-rehidrasi jika Anda berdua sudah mengenakannya beberapa saat. ”Tambahkan saja air atau liur, tapi jangan gel lubrikasinya,” katanya. ”Jika tidak, Anda akan merasakan perih dan panas pada vagina.”
* Keringkan dulu. Pastikan batang penis tidak basah ketika Anda memasangkan kondom, misalnya karena sebelumnya Anda memberikan seks oral untuknya. Hal ini untuk mencegah kondom terkoyak atau tergelincir.
* Takut tembus, tak berarti harus memakai kondom dobel. Apabila satu lapis kondom saja bisa membuat Anda merasa nyeri, bagaimana bila dua?
* Pilih yang terbaik. Consumer Reports belum lama ini melakukan uji coba terhadap 15.000 kondom dan tujuh produk di antaranya mendapatkan nilai yang sempurna. Artinya, kondom ini terbukti lebih kuat dan lebih dapat diandalkan. Tiga merek di antaranya adalah Durex, Lifestyles, dan Trojan meski tak semua varian produk mereka dianggap sempurna.
* Hati-hati kondom bajakan. Kondom palsu ini berasal dari China. ”Pengekspor kondom ini mencetak kotak kemasan sehingga mirip dengan kondom asal Amerika. Ini cukup mengganggu,” ujar White. Agar tidak tertipu mendapatkan barang bajakan, sebaiknya memang membeli kondom di tempat-tempat yang tepercaya.
* Bagaimana bila robek? Sederhana saja, bila kondom robek, Anda seperti melakukan seks tanpa pengaman saja. Para ahli dari Division of STD Prevention di CDC mengatakan, yang perlu lebih dikhawatirkan dengan kondom yang robek adalah penularan penyakit menular seksual.
KOMPAS.com
Rabu, 24 Maret 2010
Cara Menghidangkan dan Menyantap Pasta
KOMPAS.com - Pasta yang berasal dari Italia memang sudah amat akrab dengan lidah orang Indonesia. Namun sudah tahukah Anda cara menghidangkan dan menyantap pasta? Apakah kita harus menyantapnya dengan sendok dan garpu, atau garpu saja? Yuk, kita cari tahu.
Cara menghidangkan pasta
1. Di Italia, biasanya saus dituang saat pasta sudah siap disantap. Jadi, tidak dimasukkan saat memasak.
2. Garpu adalah alat utama untuk makan. Namun dulu orang Italia menggunakan tangan untuk makan spaghetti, sebab dianggap sebagai makanan rakyat biasa.
3. Spaghetti biasanya disajikan di atas piring cekung untuk mempermudah penggunaan garpu.
4. Pasta panjang seperti spaghetti, macaroni panjang, dan fettucine, bisa dipadukan dengan semua jenis saus seperti bolognese dan Aglio e olio.
5. Pasta tebal seperti fettucine, fusilli, dan ravioli, cocok disajikan dengan saus carbonara dan saus alfredo.
6. Pasta berongga atau bertekstur seperti penne, rigatoni, dan cannelloni, cocok dicampur dengan saus krim, potongan jamur dan sosis, sehingga saus bisa berkumpul dalam rongga dan lebih meresap.
7. Pasta kecil seperti anelli dan farfalline cocok dimasak dalam sup sehingga bisa dimakan dengan sendok.
Cara menyantap pasta
1. Gunakan garpu untuk menyuapkan pasta ke mulut.
2. Sendok hanya digunakan sebagai alas untuk menggulung pasta, kecuali untuk pasta yang dimasak menjadi sup.
3. Di Italia, menyuapkan pasta dengan sendok atau memotongnya dengan pisau dianggap tidak sopan.
4. Sebelum menyantap pasta, kita bisa menambahkan bubuk cabe kering, keju parmesan, minyak zaitun, atau saus tabasco, untuk memperkuat rasanya.
Sumber: Pizza Hut
Cara menghidangkan pasta
1. Di Italia, biasanya saus dituang saat pasta sudah siap disantap. Jadi, tidak dimasukkan saat memasak.
2. Garpu adalah alat utama untuk makan. Namun dulu orang Italia menggunakan tangan untuk makan spaghetti, sebab dianggap sebagai makanan rakyat biasa.
3. Spaghetti biasanya disajikan di atas piring cekung untuk mempermudah penggunaan garpu.
4. Pasta panjang seperti spaghetti, macaroni panjang, dan fettucine, bisa dipadukan dengan semua jenis saus seperti bolognese dan Aglio e olio.
5. Pasta tebal seperti fettucine, fusilli, dan ravioli, cocok disajikan dengan saus carbonara dan saus alfredo.
6. Pasta berongga atau bertekstur seperti penne, rigatoni, dan cannelloni, cocok dicampur dengan saus krim, potongan jamur dan sosis, sehingga saus bisa berkumpul dalam rongga dan lebih meresap.
7. Pasta kecil seperti anelli dan farfalline cocok dimasak dalam sup sehingga bisa dimakan dengan sendok.
Cara menyantap pasta
1. Gunakan garpu untuk menyuapkan pasta ke mulut.
2. Sendok hanya digunakan sebagai alas untuk menggulung pasta, kecuali untuk pasta yang dimasak menjadi sup.
3. Di Italia, menyuapkan pasta dengan sendok atau memotongnya dengan pisau dianggap tidak sopan.
4. Sebelum menyantap pasta, kita bisa menambahkan bubuk cabe kering, keju parmesan, minyak zaitun, atau saus tabasco, untuk memperkuat rasanya.
Sumber: Pizza Hut
Selasa, 23 Maret 2010
Cara Cepat Atasi Cegukan
KOMPAS.com — Cegukan terjadi ketika diafragma, otot di dasar paru-paru, mengalami kejang. Kekejangan itu menyebabkan pita suara menutup dengan cepat dan terdengarlah suara keras cegukan.
- National Library of Medicine di Amerika Serikat mengatakan bahwa makanan pedas dan berbumbu serta asap tebal adalah pemicu cegukan. Pneumonia, radang selaput dada, atau kerusakan daerah tertentu di otak yang mengontrol pusat cegukan bertanggung jawab pada terjadinya cegukan.
- Cara mudah menyembuhkan cegukan adalah menahan napas, minum segelas air dingin, atau makan sesendok gula.
- Anda juga dapat mencoba menghentikannya dengan meletakkan kantong kertas di depan mulut dan mencoba bernapas dari kantong kertas itu selama beberapa menit.
- Jarang terjadi cegukan lebih dari beberapa menit. Jika cegukan berlangsung selama beberapa hari, maka langkah yang bijak yakni berkonsultasi ke dokter.
- National Library of Medicine di Amerika Serikat mengatakan bahwa makanan pedas dan berbumbu serta asap tebal adalah pemicu cegukan. Pneumonia, radang selaput dada, atau kerusakan daerah tertentu di otak yang mengontrol pusat cegukan bertanggung jawab pada terjadinya cegukan.
- Cara mudah menyembuhkan cegukan adalah menahan napas, minum segelas air dingin, atau makan sesendok gula.
- Anda juga dapat mencoba menghentikannya dengan meletakkan kantong kertas di depan mulut dan mencoba bernapas dari kantong kertas itu selama beberapa menit.
- Jarang terjadi cegukan lebih dari beberapa menit. Jika cegukan berlangsung selama beberapa hari, maka langkah yang bijak yakni berkonsultasi ke dokter.
Cara Gampang Menularkan Resolusi Hidup Sehat
kompas.com-Riri nama panggilannya. Dara berambut lurus sebahu itu hingga tiga bulan ke depan, setidaknya, punya satu keinginan kuat. ”Aku mau olahraga jadi kebiasaan,” katanya, Rabu (10/3/2010).
Pemilik nama komplet Syarifah Maulidina ini sejatinya ingin punya jadwal teratur tiga kali seminggu selama dua jam berolahraga. Tak berhenti sampai di situ, perlahan tapi pasti, alumnus Komunikasi Massa Universitas Indonesia pada 2009 yang menjadi copywriter di Kompas.com ini pun mengurangi mengonsumsi nasi.
Khalayak sudah tahu, tentunya, nasi bersama roti tawar berikut koleganya, kentang, adalah makanan yang tergolong paling cepat memicu peningkatan kadar gula darah. Istilahnya, makanan berbasis karbohidrat itu tinggi indeks glikemik-nya (GI). Tingginya kadar gula darah memang membuat seseorang rentan terkena penyakit diabetes.
Sementara itu, berbagai informasi kesehatan justru menganjurkan agar masyarakat memilih kacang-kacangan, termasuk kedelai, susu asam, buah-buahan, seperti stroberi, apel, dan mangga, serta biji-bijian berkadar serat tinggi untuk menurunkan kadar gula darah. Nah, singkat kata, golongan makanan ini malahan masuk dalam kelas ber-GI rendah alias low GI.
Pengukuran tinggi rendahnya GI mudah. Dengan menggunakan pembanding glukosa murni pada skala 100, kadar GI dikelompokkan dalam tiga kategori. Rendah apabila GI berada di bawah angka 55. Sedang di antara 55 hingga 70. Lalu, tinggi di posisi 71 hingga 100.
Maka dari itu, kombinasi olahraga dan pengaturan pola makan menjadi resolusi hidup sehat yang menjadi pilihan Riri bersama sembilan finalis ajang bertajuk Soyjoy Healthylicious, gelaran yang memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan Twitter untuk ditularkan kepada banyak orang. ”Ini online reality show pertama di Indonesia,” kata Product Marketing Manager Soyjoy R Suhendar dalam kesempatan tersebut.
Sampai dengan Juni tahun ini, para finalis belajar sekaligus menjalankan gaya hidup sehat dengan menjaga asupan makanan bergizi, termasuk rajin mengontrol kadar gula darah dan berolahraga.
Lalu, setiap bulan, dimulai Maret ini, para finalis memperoleh tantangan program hidup sehat berjudul Low GI Fever, Soyjoy Party, dan Strawberry Challenge. Terus, bakal ada tiga kali cek kesehatan mulai dari awal penentuan sepuluh finalis, lima besar, serta pada akhir program. Hasil cek kesehatan merupakan tantangan pula untuk benar-benar menguji kreativitas finalis demi memperoleh suara atau vote sebanyak-banyaknya. Pemenang akan memperoleh kesempatan berjalan-jalan ke Jepang sebagai negeri asal Soyjoy.
Lantaran melalui media online, perolehan suara pun hanya bisa dilakukan secara gampang apabila pengunjung masuk ke www.soyjoy.co.id yang tersedia. Syarat lainnya, pemilih hanya bisa memilih satu kali dalam 1 x 24 jam.
Selain laman tersebut, ujar Suhendar, pihaknya juga memiliki Soyjoy Indonesia di Facebook dan SoyjoyID di Twitter. ”Sebetulnya, website kami sudah diluncurkan 1 Desember tahun lalu,” ucap pria berkacamata ini.
Berbanderol Rp 5.000 per buah, Soyjoy merupakan camilan berbahan dasar kedelai berpadu dengan buah-buahan. Di Indonesia, Soyjoy diperkenalkan kepada masyarakat luas pada 2007 dari Negeri Sakura. Ada empat rasa yang menjadi varian yakni hawthorn berry, raisin peanut, apple, dan mango coconut.
Makanan impor ini, menurut Suhendar, saat ini hanya diproduksi di tiga pabrik, yakni Jepang, Amerika Serikat, dan China. ”Nanti kalau peminatnya sudah makin banyak, kami akan membuka pabrik di Indonesia,” ungkap Suhendar.
Pemilik nama komplet Syarifah Maulidina ini sejatinya ingin punya jadwal teratur tiga kali seminggu selama dua jam berolahraga. Tak berhenti sampai di situ, perlahan tapi pasti, alumnus Komunikasi Massa Universitas Indonesia pada 2009 yang menjadi copywriter di Kompas.com ini pun mengurangi mengonsumsi nasi.
Khalayak sudah tahu, tentunya, nasi bersama roti tawar berikut koleganya, kentang, adalah makanan yang tergolong paling cepat memicu peningkatan kadar gula darah. Istilahnya, makanan berbasis karbohidrat itu tinggi indeks glikemik-nya (GI). Tingginya kadar gula darah memang membuat seseorang rentan terkena penyakit diabetes.
Sementara itu, berbagai informasi kesehatan justru menganjurkan agar masyarakat memilih kacang-kacangan, termasuk kedelai, susu asam, buah-buahan, seperti stroberi, apel, dan mangga, serta biji-bijian berkadar serat tinggi untuk menurunkan kadar gula darah. Nah, singkat kata, golongan makanan ini malahan masuk dalam kelas ber-GI rendah alias low GI.
Pengukuran tinggi rendahnya GI mudah. Dengan menggunakan pembanding glukosa murni pada skala 100, kadar GI dikelompokkan dalam tiga kategori. Rendah apabila GI berada di bawah angka 55. Sedang di antara 55 hingga 70. Lalu, tinggi di posisi 71 hingga 100.
Maka dari itu, kombinasi olahraga dan pengaturan pola makan menjadi resolusi hidup sehat yang menjadi pilihan Riri bersama sembilan finalis ajang bertajuk Soyjoy Healthylicious, gelaran yang memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan Twitter untuk ditularkan kepada banyak orang. ”Ini online reality show pertama di Indonesia,” kata Product Marketing Manager Soyjoy R Suhendar dalam kesempatan tersebut.
Sampai dengan Juni tahun ini, para finalis belajar sekaligus menjalankan gaya hidup sehat dengan menjaga asupan makanan bergizi, termasuk rajin mengontrol kadar gula darah dan berolahraga.
Lalu, setiap bulan, dimulai Maret ini, para finalis memperoleh tantangan program hidup sehat berjudul Low GI Fever, Soyjoy Party, dan Strawberry Challenge. Terus, bakal ada tiga kali cek kesehatan mulai dari awal penentuan sepuluh finalis, lima besar, serta pada akhir program. Hasil cek kesehatan merupakan tantangan pula untuk benar-benar menguji kreativitas finalis demi memperoleh suara atau vote sebanyak-banyaknya. Pemenang akan memperoleh kesempatan berjalan-jalan ke Jepang sebagai negeri asal Soyjoy.
Lantaran melalui media online, perolehan suara pun hanya bisa dilakukan secara gampang apabila pengunjung masuk ke www.soyjoy.co.id yang tersedia. Syarat lainnya, pemilih hanya bisa memilih satu kali dalam 1 x 24 jam.
Selain laman tersebut, ujar Suhendar, pihaknya juga memiliki Soyjoy Indonesia di Facebook dan SoyjoyID di Twitter. ”Sebetulnya, website kami sudah diluncurkan 1 Desember tahun lalu,” ucap pria berkacamata ini.
Berbanderol Rp 5.000 per buah, Soyjoy merupakan camilan berbahan dasar kedelai berpadu dengan buah-buahan. Di Indonesia, Soyjoy diperkenalkan kepada masyarakat luas pada 2007 dari Negeri Sakura. Ada empat rasa yang menjadi varian yakni hawthorn berry, raisin peanut, apple, dan mango coconut.
Makanan impor ini, menurut Suhendar, saat ini hanya diproduksi di tiga pabrik, yakni Jepang, Amerika Serikat, dan China. ”Nanti kalau peminatnya sudah makin banyak, kami akan membuka pabrik di Indonesia,” ungkap Suhendar.
Langganan:
Postingan (Atom)