Tampilkan postingan dengan label Diet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diet. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 April 2010

Andalkan Hidung untuk Menguruskan Badan!

Sebuah penelitian terbaru memberitahu kepada kita untuk tidak hanya mengandalkan takaran bila ingin menurunkan bobot tubuh. Sebab, ternyata hidung kita juga memegang peranan penting untuk menggerakkan tangan memasukkan makanan ke dalam mulut.

Siapa yang tidak familier dengan aroma masakan yang bisa mengundang liur kita untuk segera menyantap makanan? Dan, ternyata hasrat untuk menyantap makanan itu terjadi karena aroma makanan menelusup masuk ke area otak serta mengaktifkan rasa lapar kita.

Fakta terbarunya adalah, bukan hanya rasa lapar yang diaktifkan oleh aroma, melainkan juga rasa kenyang. Artinya, bagi kita yang tengah berjuang menurunkan berat badan, perlu tahu aroma-aroma apa saja yang membuat kita kenyang lebih lama.

Sebenarnya siklus aroma dan keinginan untuk makan terjadi pada saat kita mengunyah makanan. Aroma yang dikeluarkan oleh makanan akan masuk ke hidung melalui lubang yang ada di dalam mulut. Dari sinilah sensasi rasa lapar dirangsang oleh aroma yang masuk ke hidung, ucap Rianne Ruijschop dari NIZO Food Research di Belanda yang melakukan penelitian bersama timnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukannya, ada aroma-aroma tertentu yang bisa membuat kita merasa kenyang.

Makanan padat yang harus dikunyah ternyata mengeluarkan aroma yang mengenyangkan ketimbang makanan cair. Saat aroma-aroma yang hanya mengandung lemak, karbohidrat, atau protein diuji, ternyata aroma karbohidrat serta protein lebih signifikan memberikan sensasi rasa kenyang. Ruijschop berasumsi karena keduanya masuk dalam makanan yang tinggi energi. Sedangkan aroma yang kompleks, yang terdiri atas beberapa komponen, memberikan reaksi otak untuk menikmati lebih banyak makanan.
Berdasarkan fakta inilah, Ruijschop melakukan pengamatan mendalam dengan menciptakan aroma makanan padat yang ternyata secara signifikan membantu aktivasi tombol kenyang di dalam otak. Selain yang beraroma makanan padat, aroma yang kompleks juga memberikan efek yang sama karena dipersepsikan oleh otak sebagai makanan sumber energi.

Itu mengapa Ruijschop dan timnya meyakini bahwa penelitian ini dapat berkontribusi pada penanganan obesitas di seluruh dunia. Estimasi yang dimilikinya, jika treatment ini dilakukan setidaknya 10 persen diharapkan angka obesitas akan menurun.
“Tapi sama seperti program penurunan berat badan lainnya, kita tidak bisa hanya mengatasinya dengan memberikan mereka aroma-aroma mengenyangkan. Mereka tetap harus mengubah gaya hidupnya untuk kualitas hidup yang lebih optimal,” ucap Ruijschop, seperti dikutip dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry.
(Siagian Priska/Prevention Indonesia)

Jumat, 02 April 2010

Kikis Lemak Tanpa Olahraga

Liburan akhir pekan bukan berarti hanya dihabiskan dengan bermalas-malasan. Jika ingin mengurangi berat badan, sekarang adalah waktu yang tepat. Ada banyak  aktivitas rutin yang bisa dimanfaatkan sebagai bentuk kegiatan olahraga.

Kegiatan itu pun dapat sekaligus membakar kalori 200-300 kalori sehari. Otomatis, berat badan juga bisa menyusut. membakar kalori 200-300 kalori sehari. Aktivitas apa saja?

Jalan-jalan di mal
35 kalori per 10 menit
Ternyata, ajang cuci mata di mal bisa juga membakar kalori. Berjalan-jalan di mal yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam, siapa sangka cukup efektif. Dengan kecepatan sedang, ajang menjelajahi mal dapat melatih otot paha dan betis, tangan, serta perut bagian atas.

Mengangkat barang belanjaan
31 kalori per 10 menit
Menggantungkan plastik  berisi belanjaan di bagian lengan dapat melatih otot punggung, tangan, dan pinggang. Sedangkan menjinjing tas belanjaan dapat melatih otot bahu, lengan, dan betis. Jadi, saat berbelanja di pasar swalayan, lupakan kereta dorong, tapi gunakan keranjang tangan. Nah, setelah selesai belanja, bila barang belanjaan hanya sekitar 2-3 kantong, keluarkan dari troly, dan jinjinglah dengan tangan menuju parkiran.

Memakai vacum cleaner
23 kalori per 10 menit
Aktivitas ini lebih banyak melatih otot tangan, terutama lengan bagian atas. Dengan sesekali membungkuk, otot bagian pinggang juga ikut terlatih. Gerakan sebaiknya dilakukan dengan menggunakan kedua tangan. Bersihkan satu area dengan gerakan maju mundur sebanyak 3-5 kali. Usahakan agar tubuh tidak terlalu membungkuk.

Menyetrika pakaian
17 kalori per 10 menit
Menyetrika secara intensif dapat mengencangkan lengan serta melatih keseimbangan tangan kiri dan kanan. Alat setrika dapat menjadi beban latihan  ketika menyetrika dalam posisi berdiri. Menyetrika pakaian dapat melatih otot lengan dan punggung. Untuk mencegah rasa nyeri pada punggung, gunakanlah salah satu kaki sebagai tumpuan secara bergantian.

Memasak
23 kalori per 10 menit
Jumlah kalori yang dibakar ini dihitung mulai dari kegiatan menyiapkan bahan-bahan makanan, seperti mencuci, mengiris-iris, menghaluskan bumbu dengan ulekan, hingga memasak. Memasak dalam posisi berdiri akan melatih otot lengan dan kaki, sedangkan dalam posisi duduk, hanya melatih otot pergelangan tangan. Makin banyak porsi makanan yang disiapkan, makin besar kalori yang dibakar (karena persiapan akan lebih lama sehingga Anda lebih banyak bergerak).

Mencuci piring
15 kalori per 10 menit
Cobalah mencuci sendiri piring makan Anda, piring bekas menyimpan lauk, dan peralatan makan lainnya. Mencuci sambil berdiri dapat melatih otot lengan atas dan bahu. Sebaiknya lakukan gerakan dengan intensitas tinggi (cukup bertenaga). Tentu saja ini tidak sulit, sebab terkadang Anda membutuhkan tenaga ekstra untuk menghilangkan noda minyak atau kotoran yang mengeras di wajan.

Berkebun
63 kalori per 10 menit
Daripada menugaskan tukang kebun untuk  menata taman, akan lebih menyenangkan jika sesekali Anda sendiri yang turun tangan menanganinya. Kegiatan berkebun, seperti memangkas tanaman, merapikan pot, menanam bunga, menyiram tanaman, dan memberi pupuk bisa menjadi kegiatan relaksasi. Sekaligus efektif untuk membakar kalori. Berkebun yang dikerjakan dengan posisi duduk (memangkas tanaman, memupuk, dan sejenisnya) dapat melatih otot pinggang dan punggung. Sedangkan dengan posisi jongkok yang berulang-ulang juga dapat melatih otot bagian paha.

VIVAnews

Rabu, 31 Maret 2010

TOFI, Tubuh Kurus Belum Tentu Sehat

wanita ramping tampak lebih bahagia ketika bercermin dan menikmati setiap lekuk tubuhnya. Tak heran bila tubuh seksi dan ramping selalu diidamkan kaum hawa.

Kendati demikian, belum tentu wanita bertubuh kurus selalu bangga dengan bentuk tubuhnya. Mengapa? "Tidak selalu wanita bertubuh kurus menjadi wanita paling bahagia. Tapi, mereka memang merawat tubuhnya agar lebih percaya diri ketika berhadapan dengan pasangannya," ujar pakar seks Kate Taylor, seperti dilansir The Sun.

Namun, tahukah Anda bahwa sekarang ini sedang marak fenomena TOFI (Thin Outside, Fat Inside)? TOFI lebih banyak dialami wanita bertubuh seksi. Menurut konsep TOFI, meski bentuk tubuh terlihat ideal, bahkan kurus, tapi kadar lemak dalam tubuh melebihi normal. Apa penyebabnya?

Penyebabnya adalah komposisi gizi kurang seimbang, terlalu banyak konsumsi junk food, dan kurang mengonsumsi makanan bergizi. Komposisi seimbang yang harus diasup setiap hari terdiri atas 45-65 persen karbohidrat, sedangkan protein dibutuhkan tubuh sebanyak 10-25 persen sehari. Perbandingan antara protein hewani dengan nabati adalah 2:1. Selain itu, konsumsi lemak 25-40 persen dengan tambahan vitamin A, B, C, D, E, K dan Ca.

Tak cukup memerhatikan asupan makanan seimbang, pemilik tubuh kurus pun harus mengatur jadwal makan lebih teratur dan memerhatikan jumlah kalori sesuai kebutuhan. Perhatikan tiga aspek penting agar tubuh sehat, yaitu konsumsi asupan gizi seimbang, olahraga teratur, serta istirahat cukup. Kesemua aspek tersebut harus diperhatikan sejak dini bila Anda ingin bertubuh kurus, dan tentu saja sehat.
 
okezone.com

Ngemil Justru Bikin Tubuh Membakar Kalori

Banyak orang mengatakan, ketika usia kita memasuki 30 tahun, metabolisme semakin menurun. Tentu ada penjelasan ilmiah mengapa hal ini terjadi. Namun naik atau turunnya metabolisme sebenarnya dipengaruhi kebiasaan kita sehari-hari. Ketika berat Anda naik, kemungkinan Anda melakukan banyak hal yang menurunkan metabolisme, dan tidak melakukan cukup banyak latihan untuk meningkatkannya. Berikut yang perlu Anda perhatikan:

Menurunkan metabolisme:
Duduk
. Semakin jarang Anda bergerak, semakin sedikit kalori yang dibutuhkan tubuh. Akibatnya, metabolisme Anda akan melambat untuk sementara waktu.

Diet. Mungkin Anda mengira, tidak makan malam membuat tubuh langsing karena tidak ada asupan makanan. Namun mengurangi kalori membuat tubuh Anda melambat, dan mengandalkan lemak (misalnya saat kelaparan). Lebih efektif bila Anda mengurangi hanya 250-300 kalori sehari, karena hal ini mendesak tubuh untuk menyingkirkan lemak tanpa takut Anda tak bisa makan lagi.

Penuaan. Metabolisme menurun sekitar 1 persen setiap dekade, demikian menurut Susan B. Roberts, PhD, dari Energy Metabolism Laboratory di Tufts University, Boston. Berdasarkan itu, setiap tahun setidaknya Anda harus mengurangi 10 kalori dalam sehari untuk memelihara berat badan Anda.Tidak berpengaruh
Kafein
. “Kafein meningkatkan detak jantung, yang dapat membantu membakar kalori," ujar Dan Bernadot, PhD, dari Georgia State University di Atlanta. “Tetapi peningkatannya kecil dan cepat berlalu, dan tidak banyak mendongkrak metabolisme."

Meningkatkan metabolisme
Protein
. Ingat kan, bagaimana kisah Ade Rai yang setiap hari mengonsumsi 10 butir telur (putih telurnya saja) untuk membentuk tubuhnya? Protein memang membantu membangun otot, dan semakin banyak otot yang Anda miliki, semakin cepat metabolisme Anda. Dari sekian kalori yang Anda konsumsi, usahakan 20-25 persennya adalah protein.

Ngemil. Makan membuat metabolisme meningkat, karena ia harus membakar kalori. Karena itu makan ringan empat atau lima kali sehari lebih baik daripada makan besar dua kali sehari. Makan empat kali bukan berarti makan nasi padang, dilanjutkan dengan mi ayam, empat slice pizza, lalu nasi tongseng kambing, lho. Ingat, yang dimaksud adalah makan ringan dan dengan gizi seimbang.

Latihan kardio. Latihan yang membuat detak jantung meningkat akan mendorong metabolisme saat Anda melakukannya. Anda juga membakar lebih banyak kalori dalam beberapa jam setelah Anda berlatih, termasuk ketika Anda sedang beristirahat. Latihan secara rutin dapat memaksa metabolisme mencegah rasa lemas yang terjadi ketika Anda berdiet, kata Kathy McManus, MS, RD, direktur departemen nutrisi di Brigham and Women’s Hospital di Boston.

Latihan daya tahan. Latihan kekuatan, entah itu menggunakan resistance machine, body weight (seperti push-up atau squat), free weights (semua latihan yang menggunakan dumbbell atau barbel), cables (perpaduan machine weight dan free weight), atau tubing (latihan dengan menggunakan tali), bisa membangun otot. Latihan ini akan membakar kalori sekalipun Anda melakukannya sambil duduk. Dari setiap 450 gram otot yang Anda dapatkan, Anda bisa membakar ekstra 50 kalori per hari. Anda bisa membangun 450 gram otot setiap bulan jika Anda berlatih daya tahan dua-tiga kali seminggu.

Butuh Prioritas untuk Melawan Obesitas

Banyak orang mengeluh karena berat badan terus bertambah, dan penyakit mulai berdatangan. Sayang, tak semua orang segera mengambil tindakan untuk melawan kondisi ini. Jika pun kita mulai berdiet, seringkali tak berlangsung lama. Hal ini disebabkan kita ingin segera mendapatkan hasil dari program penurunan berat badan tersebut. Ketika program tersebut tak juga memperlihatkan hasil yang diinginkan, kita pun cenderung menyerah.
Kegagalan menurunkan berat badan ini kerapkali mengubah seseorang menjadi kreatif, dengan menciptakan cara-cara sendiri yang menurutnya akan efektif. Martha Lai, salah satu kontestan The Biggest Loser Asia asal Hong Kong, mengaku punya ide gemilang untuk mengurangi asupan kalori. Ia memilih makan nenas untuk menggantikan sarapan, makan siang, dan makan malamnya.
"Bisa ditebak, pada hari kedua saja ia sudah tak mau lagi makan nenas sepanjang hidupnya. Sebab, tidak ada logika di balik alasan ia mengonsumsi nenas itu," papar Dave Nuku, pelatih Tim Biru dalam TBLA, saat talk show "Belive.Begin.Become" di Fitness First Pacific Place, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Menurut pria berumur 30 tahun ini, program penurunan berat badan akan membutuhkan unsur olahraga, diet seimbang, dan landasan pendidikan jangka panjang yang memungkinkan seseorang memegang kendali atas hidup mereka berdasarkan pengetahuan tersebut. Tanpa memenuhi unsur-unsur ini, upaya penurunan berat badan hanya akan menjadi peperangan yang sulit dikalahkan.
Meskipun demikian, harus diakui pula bahwa tidak mudah menjalani program penurunan berat badan. Ketika tubuh sudah lama tidak bergerak, otot-otot menjadi kaku. Saat dipaksa bergerak untuk pertama kalinya, jelas otot-otot akan terasa nyeri. Padahal, program tersebut harus dijalankan secara rutin.
Kebanyakan orang merasa takut tak akan mampu menjalani program latihan secara rutin, dan menyerah sebelum mulai berlatih. Sebagian yang lain akan menyalahkan jadwal kerja yang padat, atau memberikan alasan "Saya enggak punya waktu", untuk menutupi rasa bersalah karena tak pernah berolahraga. Alasan lain seperti sulitnya menemukan makanan "bersayur" saat di kantor juga begitu mudah menghalangi niat Anda untuk menerapkan pola makan yang sehat.
Ladies, tahukah Anda apa yang sebenarnya menyebabkan semua program Anda gagal total? Bukan jadwal kerja yang padat, dan bukan pula karena kantor tidak menyediakan alternatif makanan yang sehat untuk Anda. Kegagalan ini terjadi karena Anda tidak menjadikan hidup sehat sebagai prioritas dalam hidup Anda.
Ketika olahraga menjadi prioritas, Anda akan menyusun jadwal rutin untuk berolahraga, dan bukannya mencari-cari waktu kosong untuk latihan. Anda akan berani menolak ajakan teman-teman untuk ngopi-ngopi atau shopping bareng sepulang kantor, dengan mengatakan, "Sori, nanti sore jadwal saya latihan." Jadwal shopping-lah yang menyesuaikan jadwal latihan, bukan latihan yang harus dijadwalulang karena Anda ingin shopping.
Saat makan sehat menjadi prioritas, Anda tahu bahwa Anda harus berusaha untuk mendapatkan makanan tersebut. Anda tidak akan takut tergoda ketika teman-teman menikmati sate kambing, bebek goreng, atau cumi bakar, karena Anda punya tujuan yang jelas: "Siang ini saya ingin makan gado-gado", misalnya.
Akan sangat wajar jika Anda mengalami kejenuhan di sela-sela program ini. Tetapi jika hidup sehat telah menjadi prioritas, Anda akan mampu melawan rasa jenuh atau rasa malas yang tiba-tiba menyerang. Olahraga dan makan sehat sudah menjadi "janji" yang harus Anda penuhi. Anda menjadikan kedua hal ini sebagai kebiasaan dan gaya hidup, bukan suatu aktivitas yang dilakukan sekali-sekali.

Pendek kata, tidak ada jalan pintas untuk mencapai gaya hidup yang sehat, dan tidak ada yang bisa menggantikan kerja keras. Sekali lagi, ketika Anda menjadikannya prioritas, tak ada hal-hal yang mampu menghalangi program latihan Anda.

KOMPAS.com

Senin, 29 Maret 2010

Camilan Ajaib Tak Bikin Gemuk

Banyak wanita yang tengah melakukan diet mengikis lemak tubuh tak mampu menahan berbagai godaan. Mereka tak kuasa menghindar dari nikmatnya camilan berlemak seperti biskuit, permen, yogurt, kue-kue mungil, dan junk food.

Bermula dari pola itu, sejumlah ilmuwan dari Newcastle University, Inggris, menemukan terobosan baru dengan menciptakan bahan makanan sehat berbahan dasar rumput laut. Bahan ini bisa diolah menjadi camilan sehat bagi mereka yang tengah menjalani program penurunan bobot tubuh.

Bahan makanan mengandung serat rumput laut itu bisa dimanfaatkan untuk olahan biskuit, cokelat, yogurt, permen, aneka kue, dan roti. “Ini merupakan makanan ajaib, karena serat yang diekstrak dari rumput laut mampu menurunkan berat badan,” kata seorang peneliti seperti dikutip dari laman Dailymail.co.uk.

Bahkan para peneliti mengatakan, kandungan serat yang ditemukan dalam rumput laut lebih efektif ketimbang suplemen penurun berat badan yang banyak digunakan untuk menghentikan penyerapan lemak makanan di tubuh.

Dalam penelitiannya, para peneliti melihat bagaimana 60 jenis serat yang berbeda digunakan dan diujicoba untuk mencegah tubuh menyerap lemak. Kandungan alginat dalam rumput laut terbukti mampu mengentalkan dan menstabilkan makanan.

Alginat efektif memperkuat perlindungan alamiah dari dinding usus (mucus) sehingga dapat memperlambat pencernaan, dan pelepasan gizi di dalam tubuh. Alginat juga mengandung serat tinggi dan mineral penting yang mudah dicerna, enak dan aman. Selama ini, alginat banyak digunakan sebagai bahan jelly, perekat makanan bertepung, serta bahan pengental pada produk minuman semacam bir, es krim, dan krim yogurt.

Konfrensi American Chemical Society juga telah menyatakan, alginat mampu memotong penyerapan lemak hingga 75 persen. Seorang peneliti, Dr Iain Brownlee, berkata, "Saya akan setuju bahwa orang harus makan lebih sehat dan berolahraga lebih banyak saat diet. Tetapi mereka tidak melakukan itu, bisa mengonsumsi produk makanan ringan yang diolah dari ekstrak rumput laut.

VIVAnews.com

Get paid To Promote at any Location

Tidur Setelah Makan Bikin Gemuk?

Ada anggapan, timbunan lemak akan menumpuk jika Anda tidur tak lama setelah makan. Mitos ini ternyata tidak sepenuhnya benar. Pasalnya, faktor kegemukan bisa dipengaruhi oleh gen, terlalu banyaknya makanan tanpa aktivitas dan akibat gaya hidup buruk.

Faktor-faktor inilah yang mengendalikan berat badan dengan membuat keseimbangan antara asupan energi (makanan dan minuman) yang dikonsumsi dan energi yang dibakar.

Seperti dikutip dari laman softpedia.com, energi dibakar dalam tiga cara. Yakni, energi untuk beraktivitas, mepertahankan suhu tubuh dan membantu tubuh menjalani proses pencernaan.

Dari penelitian ini pun diketahui, seseorang yang melakukan diet membutuhkan energi minimal 10 persen sebagai cadangan untuk melakukan aktivitas fisik. Sementara orang-orang yang aktif dan gemar berolahraga rata-rata menyerap lebih dari 90 persen dari energi tubuh untuk melakukan kegiatan fisik.

Asupan energi yang diperlukan bervariasi dengan usia, jenis kelamin, dan pekerjaan. Pria antara usia 19 dan 50 tahun membutuhkan 3.000 kkal (kilokalori) per hari, sedangkan pria diusia 76 tahun ke atas membutuhkan 2.000 kkal per hari. Sementara bagi wanita, di usia 19-50 tahun butuh 2.400 kkal dan wanita di usia 76 tahun keatas butuh 1.600 kkal.

Ketika memiliki keseimbangan tubuh positif, maka tubuh Anda akan menyimpan kelebihan energi yang diperoleh dari lemak, karbohidrat, protein dan bahkan alkohol sebagai lemak. Sementara istirahat merupakan waktu tubuh untuk melakukan metabolisme untuk menghasilkan energi untuk membantu kerja detak jantung, bernapas, fungsi ginjal, fungsi otak dan pencernaan.

Tentu saja, lebih atau kurangnya asupan makanan atau hasil pengeluaran energi bisa berpengaruh pada berat badan. Namun, jika mampu mengelola kegiatan makan dan istirahat yang cukup, Anda pun bisa mendapatkan berat badan ideal. Begitu pula sebaliknya, timbunan lemak akan bertambah, jika kegiatan makan Anda tidak diimbangi dengan aktivitas yang seimbang.

Proses berat tubuh bisa terjadi karena jumlah makanan yang masuk dan keluar tidak seimbang. Namun, prosesnya memakan waktu hanya dalam hitungan minggu.

Banyak orang beranggapan, bermain game bisa membakar lebih banyak lemak daripada melakukan tidur siang. Tapi ingat, tidur siang bukan berarti bisa menambah berat badan. Yang penting, waktu tidur Anda tidak melebihi waktu Anda beraktivitas.

Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan, seseorang yang tidak mendapatkan tidur cukup justru lebih rentan terhadap kenaikan berat badan daripada mereka yang cukup tidur.

VIVAnews.com

Tiga Lemak yang Bikin Langsing

Kata lemak identik dengan sumber penyebab tubuh gemuk. Tetapi jangan salah, ada beberapa jenis minyak atau lemak yang malah membuat tubuh singset dan ramping. Ini beberapa jenis lemak yang bersahabat dengan lingkar pinggang Anda.

Minyak Kelapa
Sebagian besar minyak, termasuk minyak jagung dan zaitun, akan terurai menjadi asam lemak yang masuk ke dalam tubuh dan menyerap lemak. Minyak kelapa kaya sejenis lemak yang jarang ada dalam jenis makanan lain yakni rantai tengah trigliserida (MCTS).

Saat makan MCTS, bukannya masuk dalam pencernaan, lemak ini akan masuk ke hati dan berfungsi sebagai energi. Plus, tubuh membutuhkan energi ekstra untuk mencerna MCTS. "Asupan minyak kelapa membakar 45 kalori," ujar Marie-Pierre St-Onge, asisten profesor gizi di University of Alabama di Birmingham.

Cara terbaik memakai minyak kelapa adalah menumis sayuran. Tetapi, gunakan minyak ini dengan api sedang, karena minyak kelapa rusak pada temperatur tinggi. Sebaiknya gunakan virgin coconut oil. Jangan memakai minyak kelapa jenuh yang malah meningkatkan kolesterol.

Minyak Enova
Minyak tradisional umumnya mengandung tiga asam lemak, tetapi minyak Enova hanya mengandung dua asam lemak yang bermanfaat bagi tubuh. Serupa dengan minyak kelapa, enova langsung menuju hati dan berfungsi sebagai energi.

Diet yang menyertakan 15 persen kalori harian dari Enova atau sekitar 3-8 sendok, lemak tubuh akan menyusut tiga persen lebih banyak daripada diet dengan minyak sayur.

Minyak enova dengan rasa dan aroma netral sangat cocok digunakan untuk dressing salad, atau digunakan untuk memanggang dan dan menumis. Tetapi jangan menggunakannya untuk menggoreng karena mengubah rasa dan warna dalam keadaan panas. Selain itu, harganya juga lebih mahal daripada minyak sayur.

Selai Kacang
Dari studi, orang yang makan selai kacang memiliki berat badan lebih rendah daripada orang yang menghindari makanan satu ini. Kombinasi protein, lemak dan serat dalam selai kacang membuat energi tetap terisi penuh dan membuat orang makan lebih sedikit.

Peneliti Universitas Purdue mengungkap semua jenis kacang afektif mempertahankan berat badan. Orang yang menambah kacang dalam diet mereka selama 19 minggu mampu membakar kalori lebih tinggi 11 persen saat beristirahat daripada yang tidak menyertakan selai kacang. Sebab, lemak tak jenuh dalam kacang dan selai kacang membakar lemak lebih cepat.

Gunakan kacang tumbuk untuk menambah citarasa mie atau sate. Sarapan pagi muffin bisa juga diselingi dengan selai kacang. Kacang chunky yang kaya serat lebih baik dibandingkan kacang berbentuk cair. Ahli gizi Bonnie Taub-Dix dari New York menyarankan jumlah ideal konsumsi selai kacang antara satu hingga dua sendok makan.

Lemak baik berubah menjadi buruk bagi kesehatan jika dimakan tak sesuai kebutuhan tubuh. Semua lemak umumnya mengandung sembilan kalori per gram. Agar mendapat berat badan ideal, sebaiknya asup lemak selang-seling untuk memperoleh manfaat terbaik. untuk lemak yang sudah dalam diet anda, bukan taktik mereka ke apa yang ada di piring Anda.

VIVAnews.com

Miranda Kerr Jaga Tubuh dengan Bayam dan Makanan Organik

Miranda Kerr sangat menjaga keindahan dan kesehatan tubuhnya. Untuk itu Miranda mengkonsumsi makanan organik sebanyak mungkin. Mulai bayam, alpukat hingga brokoli.
Model Australia kekasih aktor Orlando Bloom, mengkonsumsi makanan organik sebanyak mungkin. Maklum, Miranda bekerja keras demi mempertahankan kesehatannya.
"Langkah pertama adalah makan sehat. Aku mengkonsumsi makanan organik. Aku makan sangat sehat demi memiliki lebih banyak energi. Aku suka bayam, alpukat, banyak sayuran hijau dan brokoli. Aku 80 persen sehat, dan 20 persen ramah," kata Miranda seperti dikutip dari femalefirst, Jumat (26/3).
Miranda mengaku melakukannya itu karena sebagai model ia merasa bertanggung jawab untuk mempromosikan makanan sehat. Miranda pun ingin mempengaruhi dan mengajak semua orang untuk menjalankan pola hidup sehat.
Miranda kepada jejaring E mengatakan, "Segera setelah Anda melangkah ke mata publik, Anda harus mengambil tanggung jawab atas orang yang Anda pengaruhi. Imej penampilan tubuh adalah sesuatu momok besar perempuan muda."
Ditambahakannya, "Aku kira yang terpenting adalah terlihat sehat dengan menyesuaikan pola makan sehat sesuai pada beban kerja dan kondisi tubuh."
Miranda yang merupakan model perusahaan pakaian Victoria's Secret juga memberikan kiat memilih dan memakai bikini sempurna.
"Setiap orang memiliki bentuk tubuh yang berbeda. Jadi yang terbaik untuk mencari baju renang sehingga meembuat bentuk tubuh Anda menarik. Tapi yang paling penting, dengan tubuh fit, sikap yang benar dan keyakinan, penampilan Anda dalam berbikini akan terlihat baik," pungkasnya.

INILAH.COM 

Perempuan Ramping Cukup Olah Raga 1 Jam/Hari

Satu jam per hari untuk olah raga ringan membantu perempuan ramping mempertahankan berat badan. Namun perempuan gemuk harus mengurangi makanan mereka, serta berolah raga untuk mengurangi bobot.
Hasil studi menunjukkan, dari sebanyak 34.000 perempuan berusia setengah baya, perempuan yang tak kelebihan berat dan berolah raga sekitar satu jam per hari adalah orang yang memelihara berat selama studi 13 tahun yang dilakukan para peneliti dari Harvard Medical School and Brigham dan Women`s Hospital di Boston.
"Tingkat rata-rata kegiatan mereka selama studi itu ialah 21,5 MET per jam per pekan --rata-rata 60 menit per hari kegiatan dengan intensitas sedang," tulis peneliti tersebut di dalam Journal of the American Medical Association, tempat studi itu disiarkan pada Selasa (23/3).
Satu MET, atau metabolic equivalent, adalah pengeluaran energi dan keperluan kalori saat istirahat. Olah raga ringan seperti jalan kaki dengan langkah tenang meningkatkan pengeluaran energi jadi sebanyak 2,5 MET per jam sementara kegiatan aktif seperti berlari dapat menghasilkan enam sampai lebih dari 12 MET per jam.
Dua-puluh satu jam MET per pekan sama dengan sebanyak satu jam per hari kegaitan sedang.
Perempuan yang kurang berolah raga memperoleh cukup banyak berat dibandingkan dengan perempuan yang berolah raga satu jam per hari, demikian hasil studi itu.
Pada awal studi itu dan jeda rutin sepanjang studi, perempuan itu melaporkan kegiatan fisik mereka dan berat tubuh mereka kepada peneliti.
Mereka diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok berbeda: kurang dari 7,5 jam MET per pekan, atau sekitar panduan olah raga dari dinas kesehatan federal AS, yaitu sekitar 20 menit per hari; antara 75 dan 21,5 MET per pekan, atau lebih dari 21,5 per pekan.
"Meskipun perempuan dengan berat tubuh normal dapat mempertahankan berat hanya dengan olah raga - bahkan jika itu berarti hanya beberapa jam per pekan dengan menggunakan mesin melangkah atau jalur joging - perempuan dengan tubuh lebih berat bahkan bertambah berat jika hanya melakukan olah raga saja," kata para peneliti itu.
Sehubungan dengan temuan itu, para peneliti memperingatkan panduan federal saat ini untuk berolah-raga 20 menit per hari "takkan cukup tanpa pembatasan kalori" dalam mencegah bertambahnya berat badan pada perempuan yang kelebihan berat dan kegemukan. Sekalipun itu akan membantu menurunkan risiko berkembangnya penyakit kronis.
Studi itu memperhatikan berat tubuh, mengingat peristiwa dramatis kelebihan berat dan kegemukan di Amerika Serikat, tempat 1-3 orang dewasa bertubuh gemuk.
"Kendati orang AS sudah lama berjuang mengurangi berat tubuh mereka, kebanyakan penelitian hingga sekarang telah dipusatkan pada cara mengangani kelebihan berat badan dan kegemukan. Bukan pada cara mencegah bertambahnya berat tubuh," kata para penulis studi tersebut.

INILAH.COM 

Rahasia Ingin Cepat Kurus

SALAM kenal Dr Debby, saya Dian berusia 15 tahun. Saya mempunyai masalah dengan berat badan saya yang 56 kg dan tinggi badan 168 cm. Bagaimana cara yang cepat untuk menguruskan badan? Bisakah dengan cara alami? 
 
 
Jawaban:

Dear Dian yang manis. Berat dan tinggi badan Dian termasuk cukup ideal. Namun, saya mengerti kadang-kadang ukuran tulang manusia berbeda sehingga merasa tampak kurang ramping, mungkin dengan mengencangkan otot akan tampak lebih ramping.

Usia Anda saat ini masih termasuk dalam masa pertumbuhan, sehingga harus tetap memerhatikan gizi cukup untuk tubuh bertambah tinggi. Benar sekali bahwa cara alami adalah lebih tepat. Jangan sampai berdiet terlalu ketat karena malah menjadi kurang gizi dan menyebabkan premature aging dengan kulit keriput sebelum waktunya.

Caranya yang paling utama adalah dengan memiliki mindset yang benar bahwa Dian ingin langsing dan sehat, tapi juga punya kulit cantik. Langkah awal adalah menjadi active person; banyak bergerak, rajin mengerjakan pekerjaan sehari-hari. Walaupun kelihatannya ringan, namun dapat membakar banyak kalori.

Jangan lupa berolahraga rutin. Pilihlah olahraga yang menyenangkan hati Anda, misalnya main bulu tangkis atau dansa hip hop yang sekarang sedang tren dan dapat dilakukan bersama teman-teman seusai belajar bersama. Angkat beban rutin, misalnya seminggu 3 kali, juga dapat melatih tubuh agar kencang dan ramping. Karena itu, letakkan dumble 1-2 kg di samping meja belajar.

Kemudian, ganti snack  manis dengan buah-buahan segar. Cobalah, pasti mengenyangkan! Kurangi makanan gorengan, karbhohidrat, dan lemak. Perbanyak konsumsi makanan sumber protein, seperti ikan. Buah dan sayuran juga membuat kulit sehat dan makin cantik. Biasakan minum air putih dua gelas sebelum makan. Air putih bukan hanya memperlancar pencernaan, tapi juga membantu memberi perasaan kenyang.

Intinya, kalori yang terbakar jumlahnya harus lebih banyak dari masukan makanan ke tubuh. Mengenai jumlah kalori, pesan saya adalah porsi makan dibuat lebih kecil, tapi makan lebih sering, diselingi snack sehat dan buah-buahan. Selamat menjadi makin ramping, sehat, dan makin cantik!
Dr Deby Susanti Vinski
Board Certification of Anti-Aging medicine
WOSAAM representative in Indonesia
Presiden PerfectBeauty Aesthetics & Anti-aging medicine
 
Okezone.com
 

seks Tambah Berat Badan Wanita

KONON, saat wanita mulai melakukan hubungan seks secara teratur, maka berat payudara, dan pinggulnya akan bertambah. Benarkah? Untuk Anda yang akan segera menikah ataupun bagi para pasangan yang ingin kehidupan seks lebih baik, simak jawabannya.

Keyakinan umum yang mengatakan bahwa hubungan seks teratur dapat memperbesar ukuran payudara dan pinggul wanita adalah mitos belaka. Hal tersebut ditegaskan ginekolog Dr Asha Jain kepada Times of India.

Tidak ada alasan fisiologis mengapa payudara atau pinggul harus membesar atau menjadi jelek setelah seorang wanita mulai melakukan hubungan seks. Tidak ada cara yang menjelaskan, bahwa cairan ejakulasi bisa dicerna dan berasimilasi dalam aliran darah. Nyatanya, 2-3 ml air mani (pada rata-rata ejakulasi) hanya mengandung sekira 15 kalori! Jadi, kalau pasangan wanita menelan cairan sperma Anda, itu tak akan membuatnya gemuk.

Beberapa penelitian mengatakan, bahwa pasangan bertambah berat badan setelah menikah, baik bagi wanita maupun pria. Namun, berat badan tidak ada hubungannya dengan seks.

Seringkali kenyamanan dan rasa aman berada dalam sebuah hubungan membuat berat badan seseorang bertambah. Studi juga menunjukkan, bahwa orang-orang dalam hubungan cenderung makan lebih dari porsi satu orang. Jika Anda ingin menghindari kenaikan berat badan setelah menikah, olahraga secara teratur dan jaga pola makan sehat.
 Okezone.com

Ada "Ringtone" yang Bikin Langsing

Reputasi Jepang sebagai negara terdepan dalam teknologi telepon selular tampaknya tak terbantahkan. Dalam lima tahun terakhir, mereka telah memanfaatkan handset untuk memilih saluran TV atau alat pembayaran dengan menempelkan layar ponsel ke pemindai. Kini, kegemaran mereka pada ponsel dimanfaatkan sebagai alat terapi penyakit.

Untuk menyembuhkan demam akibat alergi jerami yang pada musim semi ini menyebar luas, para insinyur di Jepang menciptakan terapi penyembuhan alergi dengan menggunakan ringtone (nada dering) ponsel. Cukup mendengarkan ringtone dan mendekatkannya ke hidung, suara ringtone khusus ini diyakini akan mengeluarkan serbuk sari pemicu alergi.

Pemanfaatan ringtone tidak berhenti sampai di situ saja. The Japan Ringing Tone Laboratory yang dipimpin oleh Matsumi Suzuki, pakar teknologi identifikasi suara, memperkenalkan terapi nada dering untuk mereka yang ingin menguruskan badan.

Matsumi Suzuki merupakan orang di balik alat Bow-lingual, yakni alat untuk mengartikan suara gonggongan anjing sehingga si pemilik mengerti maksud "ucapan" hewan kesayangannya itu.

Kendati efektivitas dari terapi ringtone ini masih diragukan, kini layanan terapi canggih ini sangat populer di Jepang. So, kita tunggu saja kapan teknologi ini sampai di Tanah Air!

KOMPAS.com

Kamis, 25 Maret 2010

Kesalahan-kesalahan yang Bikin Diet Gagal

KOMPAS.com — Kesalahan sederhana bisa membuat upaya diet Anda gagal. Jika timbangan Anda tidak menunjukkan adanya perubahan berarti atau berat Anda sempat turun, tapi naik lagi, ada kemungkinan Anda melakukan kesalahan-kesalahan dalam berdiet berikut ini.

Menurunkan berat tubuh secara drastis

Bersikukuh untuk menghilangkan 5 kg berat badan dalam waktu singkat membuat Anda mencoba diet ekstrem. Entah itu dengan sama sekali menjauhkan diri dari makanan berlemak ataupun karbohidrat. Bahkan hanya mengasup kalori kurang dari 1.000 per hari. Tentu saja berat badan Anda akan berkurang banyak. Namun, ketika Anda hanya mengasup sedikit kalori, Anda melatih metabolisme diri untuk melambat. Ketika diet Anda sudah usai, tubuh sudah terbiasa untuk membakar kalori dengan lambat dan hal ini akan menyebabkan kenaikan berat badan lebih cepat dari yang dahulu.

Melewatkan sarapan
Melewatkan sarapan mungkin tercetus karena dianggap waktu makan yang bisa diabaikan dan bisa membakar kalori. Padahal, melewatkan sarapan justru akan membuat Anda kelaparan lebih parah pada siang hari. Bahkan, bisa menyebabkan Anda lebih banyak mengemil di kantor dan makan dengan porsi lebih banyak saat makan siang. Sarapan dengan menu kaya protein dan serat bisa mengurangi rasa lapar sepanjang hari. Faktanya, studi menunjukkan, orang yang tidak pernah melewatkan sarapan setiap hari memiliki kemungkinan untuk mempertahankan berat tubuh yang sehat lebih lama.

Lupa sedang mengemil
Anda mungkin menghitung kalori yang Anda asup setiap waktu makan besar. Namun, bagaimana dengan camilan yang Anda asup di antara waktu makan? Apakah ada cokelat yang tersimpan di laci Anda? Atau sepotong kue yang Anda coba saat acara syukuran ulang tahun kantor tadi? Atau hanya sekadar mencicipi es krim anak Anda kemarin sore? Sedikit demi sedikit, makanan yang masuk ke dalam mulut berupa camilan yang tak direncanakan akan merusak diet. Jika memang Anda serius untuk menghitung kalori, Anda bisa menggunakan buku catatan untuk menghitung setiap makanan yang masuk ke dalam mulut Anda.

Tidak mengemil sama sekali

Mengemil tanpa sadar apa saja yang dimakan memang bisa berdampak pada pinggang Anda. Namun, mengemil dengan perhitungan justru bisa membantu Anda menurunkan berat tubuh. Orang yang memakan makanan kecil rendah kalori dalam sehari bisa mengontrol rasa lapar dan menurunkan berat badan. Makan camilan bisa membantu tubuh menjaga metabolisme tetap tinggi, apalagi jika camilannya kaya protein. Kacang adalah pilihan asupan protein yang baik. Bahkan ada penelitian yang mengatakan, mereka yang mengemil kacang-kacangan lebih ramping ketimbang mereka yang tidak memakannya.

Terlalu banyak minum kalori
Ketika menghitung kalori yang masuk ke dalam tubuh, kita cenderung fokus kepada makanan saja, tapi lupa menghitung kalori dari minuman. Ini merupakan kesalahan yang besar karena kopi dan minuman manis lain bisa mengandung kalori hingga 500 kal. Bahkan, kalori di jus buah dan soda bisa menumpuk di dalam tubuh Anda. Apa yang lebih parah adalah kalori dalam minuman tidak memerangi kelaparan, Anda tak akan merasa ingin mengurangi jumlah asupan makanan setelah minum minuman berkalori tinggi.

Kurang air putih
Air putih adalah zat esensial untuk membakar kalori. Jika Anda membiarkan diri dehidrasi, metabolisme tubuh Anda akan berantakan, artinya, tubuh akan kesulitan mengurangi berat badan. Riset mengatakan, orang dewasa yang minum air putih 8 gelas atau lebih per harinya akan membakar kalori lebih banyak ketimbang mereka yang kekurangan air putih. Jadi, cobalah untuk meminum air putih setiap kali Anda makan dan mengemil.

Menghindari produk susu
Susu, keju, dan es krim biasanya menjadi bahan konsumsi yang tabu untuk kebanyakan orang yang sedang diet. Namun, mengurangi produk susu bisa jadi kontraproduktif. Beberapa penelitian mengatakan bahwa tubuh membakar lebih banyak lemak saat ia memiliki kalsium yang cukup dan memproduksi lebih banyak lemak ketika kekurangan kalsium. Suplemen kalsium tidak memberikan efek yang sama dengan kalsium yang berasal dari produk susu. Kebanyakan mereka yang berhasil dalam program diet menggunakan susu, keju, dan yoghurt rendah lemak untuk memenuhi kebutuhan kalsiumnya.

Menimbang setiap hari
Menimbang tubuh setiap hari adalah resep untuk rasa frustrasi dan tidak akan memberikan Anda informasi yang berarti. Lebih baik menimbang setiap seminggu sekali. Jika Anda berencana mengurangi 1-2 kg per minggunya, Anda akan merasa lebih baik saat menimbang tubuh. Hasilnya akan lebih memotivasi diri ketimbang menimbang tubuh setiap hari yang cenderung berubah-ubah.

Mematok gol tidak realistis
Mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda harus menghilangkan 10 kg dalam seminggu pertama adalah sebuah upaya untuk menggagalkan diri. Jika Anda tahu Anda tak akan mampu melakukannya, sekalian saja tidak usah dimulai sejak awal. Jika Anda berdiet dan kehilangan 2,5 kg dalam seminggu, Anda justru hanya akan merasa tidak percaya diri karena tak berhasil mencapai gol Anda. Gol yang realistis amat penting untuk diet yang sukses. Jika Anda tak yakin seberapa banyak bobot yang wajar dan boleh Anda hilangkan, cobalah untuk bicarakan kepada ahli diet.

Menghindari olahraga
Ketika Anda tidak berolahraga, Anda membebankan semua mimpi untuk meluruhkan berat badan pada upaya diet. Jika Anda semakin aktif, Anda bisa mengonsumsi makanan-makanan yang Anda sukai dan tetap kehilangan berat badan. Kuncinya adalah menemukan latihan yang Anda nikmati. Jika Anda tak suka treadmill, coba berenang, balet, bersepeda, ataupun tenis meja. Kegiatan-kegiatan dan aktivitas bergerak ini bisa membakar kalori lebih banyak ketimbang berjalan kaki. Coba lakukan beragam kegiatan aktivitas tubuh yang berbeda hingga Anda menemukan aktivitas yang Anda sukai dan ingin sering dilakukan.

Sagu, Cocok buat yang Ogah Gemuk

KOMPAS.com — Sagu (pati sagu) adalah salah satu makanan pokok beberapa daerah di Indonesia timur (Papua, Maluku, Sulawesi Utara, dan sejumlah daerah di Nusa Tenggara). Konsumsi sagu sebagai makanan pokok antara lain dalam bentuk makanan tradisional, seperti papeda, kapurung, dan sagu bakar.
Saat ini, sekitar 30 persen masyarakat Maluku dan Papua masih menggunakan sagu sebagai makanan pokok dalam menu sehari-harinya, 50 persen menggunakan menu sagu dan umbi-umbian, sedangkan sisanya, terutama yang berada di daerah perkotaan, sudah beralih ke beras.
Banyak jenis tanaman sagu yang dapat menghasilkan tepung sagu dan tersebar di beberapa wilayah di Indonesia, di antaranya Kepulauan Maluku, Papua, Mentawai, Riau, dan Sumatera. Di Riau juga dijumpai sagu yang dikonsumsi masyarakat dalam bentuk butiran yang dikenal dengan nama sagu rendang serta dalam bentuk olahan lain, seperti kue bangkit, laksa sagu, dan sagu embel.
Selain sebagai makanan pokok, sagu mempunyai prospek yang baik sebagai salah satu sumber utama pangan murah. Pengembangan produk baru dengan komponen utama sagu yang sesuai dengan selera masyarakat diharapkan dapat menjadi pangan sumber karbohidrat siap konsumsi, seperti tepung kering dan mi, sehingga dapat membantu upaya percepatan penganekaragaman pangan yang sedang kita galakkan.
Manfaat dan keunggulan bila kita mengonsumsi aneka makanan yang berasal dari sagu, baik dalam bentuk snack maupun olahan yang berasal dari mi sagu, antara lain:
* Dapat memberikan efek mengenyangkan, tetapi tidak menyebabkan gemuk.
* Mencegah sembelit dan dapat mencegah risiko kanker usus.
* Tidak cepat meningkatkan kadar glukosa dalam darah (indeks glikemik rendah) sehingga dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus.
Produk ini dapat disebarluaskan kepada masyarakat baik dalam bentuk tepung atau pun yang sudah menjadi hasil industri seperti mi. Marilah kita angkat pangan lokal kita dari Indonesia ini sebagai cadangan bahan makanan dalam meningkatkan ketahanan pangan kita.

10 Trik untuk Mulai Menurunkan Berat Badan

KOMPAS.com — Dari tahun ke tahun, resolusi Anda untuk menurunkan berat badan tampak terbengkalai begitu saja? Jangan mau kalah begitu saja. Mulailah mengajak tubuh Anda untuk bergerak perlahan dan raihlah angka bobot ideal tubuh yang Anda impikan. Tak perlu muluk-muluk, cukup dengan langkah-langkah kecil saja, kok. Ini contohnya.

1. Menetapkan gol latihan yang masuk akal. Kalau tidak, percuma saja Anda berlatih. Cobalah untuk mulai menyiapkan waktu berolahraga dua kali di hari kerja dan sekali pada akhir minggu dengan lama waktu berlatih 30 menit. Jika Anda hanya memiliki waktu 20 menit pun tak masalah. Kuncinya adalah untuk mulai bergerak dan terus bergerak.

2.  Memiliki rekan seperjuangan memang menyenangkan dan bisa dijadikan pemacu pula. Namun, ketika teman seperjuangan yang Anda miliki adalah si dia yang berlainan jenis kelamin, harus dilakukan semacam penyesuaian. Pria harus menyadari bahwa wanita tidak selalu bisa menyamai level intensitasnya. Perlu dihindari pemaksaan dari pria untuk membuat pasangannya berlatih lebih keras. Apa yang terasa baik-baik saja bagi si dia kadang tidak begitu adanya bagi Anda. Karena itu, jangan dipaksakan. Begitu pun dengan rasa makanan.

3. Pria membakar kalori lebih cepat dibandingkan wanita karena pria memiliki massa otot lebih banyak dan bisa membakar 30-40 persen lebih banyak kalori meski berlatih dengan gaya dan intensitas yang sama. Adalah hal yang tidak realistis untuk mengharapkan hasil yang sama pada pria dan wanita pada waktu yang sama dengan latihan serupa. Jadi, jangan membandingkan diri dengan pasangan Anda ketika menyangkut soal berapa banyak angka yang berhasil diturunkan saat mulai berlatih bersama.

4. Camilan sehat bisa Anda buat sendiri. Campur kacang almon, kacang kedelai yang diselimuti cokelat, dan yogurt.

5. Bereksperimenlah dengan bahan-bahan herbal, seperti rosemary, sage, thyme, mint, dan dill. Tak hanya akan menambah rasa pada makanan, tapi juga mengandung banyak nutrisi.

6. Cari udara segar. Pergi ke gym dari hari ke hari bisa membuat Anda merasa seperti rutinitas dan ini merupakan hal yang berbahaya bagi upaya berlatih Anda. Sesekali, gantilah suasana dengan berjalan kaki, atau berlari, atau bersepeda di luar ruangan.

7. Set screen saver layar komputer Anda untuk mati setiap setengah jam atau gunakan alarm di jam tangan Anda sebagai penanda bahwa sudah saatnya Anda bergerak. Bergeraklah dengan melakukan semacam peregangan ringan, seperti angkat tubuh dengan tangan di bangku, push up sambil menghadap dinding, dan lainnya. Atau, cukup dengan beranjak dari tempat duduk dan mulai mengitari ruangan. Asal jangan sampai kegiatan ini mengganggu pekerjaan Anda.

8. Perhatikan sekitar Anda dan lihatlah bahwa masih banyak yang bisa Anda lakukan untuk berlatih di sela-sela waktu Anda. Misal, merapikan halaman rumah, mencabut rumput-rumput liar, menyapu-mengepel, dan lainnya. Trik lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan meregangkan kaki, sambil berjingkat-jongkok saat menelepon. Atau mengangkat kaki sambil meregangkan saat menonton televisi. Cobalah untuk mengambil berbagai momen sebagai kesempatan untuk berolahraga.

9. Bukan tipe orang yang bisa bangun pagi? Banyak kok orang yang seperti Anda. Jangan terpaku pada omongan yang menyatakan Anda harus berolahraga pada pagi hari. Waktu terbaik untuk Anda berolahraga adalah saat energi Anda berada di titik tertinggi. Kebanyakan orang menyerah ketika mencoba memaksa dirinya untuk berlatih di jam-jam saat tubuhnya menolak untuk bergerak. Jadi, jangan mendaftar untuk kelas yoga pada pukul 06.00 ketika Anda tahu akan sulit untuk Anda bisa memaksa diri datang setiap jadwalnya. Pagi, sore, dan malam adalah waktu ideal untuk berolahraga, tergantung tubuh Anda.

10. Saat bersama pasangan, cobalah untuk berbelanja bahan makanan bersama. Di setiap perjalanan, pilihlah 1-2 makanan sehat untuk dicoba. Dengan begini, Anda bisa menghabiskan waktu bersama dan merencanakan makanan bersama. Kalau perlu, gunakan buku resep makanan sehat untuk diikuti setiap minggu.

Tomat Juga Bisa untuk Diet

KOMPAS.com - Selain digunakan sebagai penyedap dalam berbagai hidangan atau diminum sebagai jus, rasanya jarang sekali orang menjadikan tomat sebagai kudapan segar. Padahal, penelitian terbaru membuktikan bahwa sering makan tomat bisa membantu kita menurunkan berat badan. Bagaimana bisa?
Buah tomat kaya akan kandungan lycopene, suatu senyawa yang diyakini para ilmuwan mampu membantu memberikan rasa kenyang dengan menurunkan hormon nafsu makan.

Penemuan ini diperoleh para peneliti dari University of Reading setelah menguji roti yang diperkaya dengan tomat terhadap 17 orang berusia 18-35 tahun. Diketahui saat itu bahwa dibandingkan roti biasa, dan roti yang diperkaya dengan wortel, roti tomat terasa paling mengenyangkan.

"Ini memang studi kecil-kecilan, dan kami belum dapat mengatakan apa bahan dasar tomat yang penting, namun hasilnya secara statistik memang signifikan," ujar Dr Julie Lovegrove, spesialis di bidang metabolisme nutrisi yang memimpin proyek penelitian tersebut.

Menurut harian The Telegraph, lycopene adalah bahan yang memberi warna merah pada tomat, dan merupakan komponen kunci pada pola diet Mediterrania. Diet Mediterrania selama ini dipercaya mampu menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, demensia, dan beberapa jenis kanker.

Penelitian ini tentu menarik untuk lebih dikembangkan lagi. Tak ada salahnya juga bila Anda mulai mencobanya sekarang. Bila mengudap buah tomat segar terasa membosankan, cobalah makan bersama protein seperti tahu dan tempe goreng. Atau, buatlah menu tomat panggang dengan keju di atasnya.

Makan Pelan, Kalori Berkurang

KOMPAS.com - Makan secara perlahan bukan hanya membuat seseorang terlihat lebih sopan tapi juga lebih kurus. Apa pasal? Ini karena mengunyah makanan secara perlahan membuat asupan kalori ke dalam tubuh lebih sedikit.

Berdasarkan riset yang dilakukan selama bertahun-tahun, para ahli menemukan bahwa orang yang makan dengan rakus akan membuat kalori yang masuk lebih banyak dibanding yang makan perlahan. Hal tersebut disebabkan karena hormon dalam proses pencernaan dilepaskan lebih cepat.

Pada studi terbaru yang dilansir bulan lalu, para ahli menemukan bahwa hormon yang membuat perut terasa kenyang baru dilepaskan saat seseorang makan selama 30 menit dibanding yang makan 5 menit. Berdasarkan pemeriksaan darah dan insulin, diketahui bahwa dua hormon pemberi sinyal kenyang, yakni peptide-1 dan peptide YY, merespon lebih cepat dalam kondisi lambat.

Hasil studi tersebut menguatkan studi sebelumnya yang dimuat dalam The Journal of The American Dietetic Association tahun 2008. Dalam laporan tersebut disebutkan, orang yang makan dengan pelan, memiliki asupan kalori 10 persen lebih rendah dibanding orang yang makan cepat.

Penelitian terhadap 3000 orang Inggris yang dimuat dalam The British Medical Journal menunjukkan, orang yang makan dengan cepat beresiko lebih tinggi mengalami kegemukan.

Rahasia Kelezatan Hidangan Jepang

KOMPAS.com - Jepang dikenal dengan tradisi kulinernya yang unik dari segi penyajian, serta segar dan sehat dari sisi rasa dan manfaatnya. Tak heran kalau rata-rata usia hidup orang Jepang cukup tinggi, yakni 83 tahun.
Rahasia kelezatan makanan Jepang terletak pada racikan bumbunya yang khas, demikian menurut Ogihara Sadahiko, Associate General Manager dari Ajinomoto Co, Inc. Racikan tersebut pada dasarnya terdiri atas kaldu dan penyedap atau sari pati yang terbuat dari tumbuhan.
''Contohnya sari pati tebu, kombu (sejenis rumput laut), kaldu dari ikan cakalang, atau ikan kayu. Bumbu atau kaldu makanan Jepang hampir semua menggunakan kombu dan ikan kayu,'' tutur Sadahiko, dalam sesi seminar pada Seminar dan Food Tasting Makanan Jepang di Hotel Nikko, Jakarta, Selasa (23/2/2010).
Ramuan bumbu itulah yang membedakan kelezatan hidangan Jepang dari hidangan Barat. Masakan Barat umumnya menggunakan kaldu atau bumbu (umami) yang terbuat dari campuran bawang bombay, seledri, wortel, dan daging.
Bumbu penyedap lain yang sering digunakan adalah MSG, atau penyedap rasa dari tebu. Memang banyak yang mengatakan bahwa penyedap rasa buatan tidak baik bagi tubuh, karena ada sebagian orang yang tubuhnya merespons negatif bumbu penyedap.
"Namun setelah diselidiki, ternyata orang itu juga bereaksi sama dengan bumbu penyedap atau jenis makanan lainnya,'' ujarnya. Lagipula, menurutnya, bumbu penyedap yang diproses merupakan sari pati dari tumbuhan, sehingga tidak berbahaya bagi tubuh.
Makanan Jepang juga dikenal sangat mempertimbangkan nilai artistik dalam penyajian hidangan. Lihat saja cara mereka menyajikan sushi di berbagai rumah makan sushi. Benar-benar menggugah selera kita untuk makan, bukan?

9 Alasan Mengapa Bobot Anda Belum Turun Juga

KOMPAS.com - Usaha-usaha keras untuk mengurangi berat tubuh belum juga memberikan hasil menyenangkan? Mungkin karena Anda melakukan satu atau lebih dari alasan di bawah ini. Simak dan cari tahu.
Anda Butuh Tidur Siang
Kebanyakan orang makan untuk menambah energi saat mereka merasa kelelahan. Merasa kelelahan bisa membuat seseorang kekurangan fokus mental dan "tak peduli" akan gaya hidupnya. Manusia akan "lari" ke asupan makanan agar bisa tetap terjaga di antara waktu makan besar, padahal yang sebenarnya ia butuhkan hanyalah tidur siang sejenak.

Sehat Tidak Sama dengan Rendah Kalori
Langkah pertama untuk menjaga kondisi sehat adalah untuk mengisi asupan sehari-hari dengan lemak nabati yang sehat, (seperti minyak zaitun). Semua lemak, baik yang sehat maupun tidak, sama-sama memiliki kalori, kira-kira sebanyak 120 setiap satu sendok makan. Kacang-kacang yang baik untuk jantung bisa jadi makanan camilan yang sehat, namun, tetap harus mengkontrol jumlah sajiannya. Karena satu genggam kacang saja bisa mencapai 100 kalori.

Dalam Masa Pengobatan
Jika Anda baru mulai pengobatan dan merasa bobot tubuh Anda merangkak naik, bisa jadi karena obat-obatan tersebut memperlambat metabolisme tubuh atau menstimulasi nafsu makan. Ini termasuk dalam obat-obatan antidepresan dan penyeimbang mood, antihistamin, insulin, dan obat antiradang. Diskusikan dengan dokter Anda apakah mungkin untuk melanjutkan pengobatan tersebut dengan obat yang efeknya lebih ringan.

Ada Penyakit Medis tak Terdiagnosa
Beberapa penyakit medis cenderung "tak terdeteksi" dan bisa berkontribusi pada masalah pengurangan berat badan. Masalah seperti tiroid, kenaikan tingkat insulin darah (bahkan tanpa gula darah yang tinggi akibat diabetes sekalipun), dan kelainan mood (depresi dan kecemasan) bisa menjadi penghalang turunnya berat badan. Cek dengan dokter Anda dan mintalah pengecekan darah untuk menentukan masalah utamanya.

Anda Butuh Manajemen Stres
"Makan tanpa sadar" datang dari kekurangan fokus dan kesulitan menghadapi stres dalam hidup. Kita makan untuk meredakan ketegangan dan memberikan "hadiah" kepada diri sendiri, yang padahal hanya berhasil dalam waktu singkat. Amat penting untuk mencari cara agar kita tidak "lari" ke makanan sebagai pengendali stres.

Melewatkan Waktu Makan
Entah karena berusaha menghemat waktu, uang, atau kalori, melewatkan waktu makan merupakan sebuah penghalang besar untuk pengurangan berat badan. Ketika kita melewatkan waktu makan, tubuh akan bereaksi dan membuat kita lapar hingga waktu makan selanjutnya. Inilah mengapa mereka yang suka melewatkan waktu makan akan cenderung makan berlebihan di penghujung hari.

Salah Porsi
Bahkan peracik makanan profesional pun tak bisa memperhitungkan kalori yang tersaji setiap kali ada makanan di hadapannya. Kurangi porsi Anda dengan menggunakan piring kecil dan pastikan untuk selalu membaca ukuran saji setiap kali Anda akan makan makanan kemasan.

Berolahraga Terlalu Banyak
Berolahraga dan berkeringat banyak memang akan menggoda kita berpikir bahwa kita berhasil membakar banyak kalori. Padahal, ada efek yang tersembunyi di baliknya. Pasalnya, olahraga yang berlebihan bisa menstimulasi rasa lapar, karena tubuh kita merespon untuk minta diisi energi ulang untuk menyeimbangkan metabolisme. Ini adalah hal yang alamiah, dan mudah untuk membohongi diri kita bahwa tubuh kita butuh ratusan kalori ekstra.

Estimasi Berlebihan Kalori yang Terbakar
Kita cenderung melewati estimasi banyaknya kalori yang terbakar saat berolahraga. Mudah untuk berpikir bahwa kita telah membakar ribuan kalori saat kita sedang berkeringat. Padahal, tak hanya durasi, tapi intensitas latihan juga berpengaruh. Berpikir bahwa kita sudah membakar kalori yang cukup untuk mengkompensasi asupan berlebih hanya akan menjadi alasan untuk kita makan berlebihan